Penyerahan DPA 2018, Gubernur Jabar Minta Pelaksana Belanjakan APBD Untuk Masyarakat
Senin, 08 Januari 2018 | 5 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 117 kali
Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran APBD Jabar Tahun Anggaran 2018 . (foto: Ist/Hms DPRD Jabar)

BANDUNG, Medikomonline.comGuberunur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan (Aher)  meminta para pelaksana APBD Jabar tahun anggaran 2018 untuk Belanja Langsung, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, maupun Belanja Keuangan ke kabupaten/kota agar seluruhnya dibelanjakan pada pos-pos anggaran yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Mari kita pertanggungjawabkan anggaran ini dengan pertanggungjawabkan dunia akhirat sekaligus. Di dunia kita diminta pertanggungjawaban di hadapan Inspektorat, di hadapan BPKP, atau di hadapan BPK paling hebat. Pada saat yang sama, mari kita pertanggungjawabkan juga anggaran ini dengan pertanggungjawaban akhirat di hadapan Allah SWT, yang tidak bisa berlari sedikit pun ketika kita melakukan penyimpangan yang disengaja,” ujar Aher dalam acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Jabar Tahun Anggaran 2018 di Halaman Depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Jumat malam (5/1/18).

Gubernur juga meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jabar untuk membimbing, mengawasi, sekaligus melakukan penelaahan terhadap jenis-jenis rincian belanja oleh para staf atau Eselon IV dan Eselon III. “Muaranya tentu ada pada pimpinan OPD selaku Eselon II. Kita ingin rupiah demi rupiah itu betul-betul bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Tidak ada rupiah demi rupiah yang menjadi penyimpangan,” tegas Aher. Penyerahan DPA kali ini dihibur oleh penampilan musisi kenamaan Indonesia, Katon Bagaskara.

Sementara Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari yang hadir pada acara penyerahan DPA ini mengatakan, DPRD ingin pelaksanaan anggaran bisa dilakukan tepat waktu untuk mendongkrak pembangunan di Jabar.

Kata Ineu, DPRD Jabar juga berkomitmen akan selalu melakukan pengawasan terhadap para pelaksana anggaran sebagai wujud DPRD yang merupakan bagian dari Pemerintah Daerah. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan kerja bersama, dengan gotong royong, dengan kekompakan yang kita lalukan, baik eksekutif, legistlatif, yudikatif, atau Forkopimda yang ada di Jawa Barat akan menghasilkan kerja yang luar bisa bagi masyarakat Jawa Barat,” katanya.

Dalam penyerahan DPA APBD Jabar 2018 ini, Aher memaparkan, volume APBD Jabar 2018 sebesar Rp33,157 triliun lebih atau naik 3,37?ri APBD 2017. Pendapatan Daerah sebesar Rp31,961 triliun lebih atau naik 4,65?ri tahun 2017 dan Belanja Daerah sebesar Rp33,157 triliun lebih atau naik 2,25?ri tahun 2017.

Lanjut Aher, Arah kebijakan Belanja Daerah pada APBD Jabar akann diarahkan untuk:

  1. Bantuan pendidikan menengah universal untuk SMA/SMK;
  2. Pembangunan unit sekolah baru (USB) dan ruang kelas baru (RKB);
  3. Pemenuhan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas);
  4. Pembangunan rumah sakit serta pengadaan alat kesehatan;
  5. Pembangunan Masjid Provinsi Jawa Barat dan penyelesaian pembangunan Masjid Raya Al Jabbar;
  6. Rehabilitasi Rutilahu perkotaan dam perdesaan;
  7. Infrastruktur dan kinerja aparatur desa;
  8. Pemenuhan cadangan pangan;
  9. Pendukungan persiapan pelaksanaan pilkada serentak;
  10. Pendukungan dan penuntasan kegiatan unggulan provinsi;
  11. Pembangunan/rehabilitasi infrastruktur strategis untuk mendukung perekonomian.
(Penulis: IthinK)