Sambut Pagi yang Hakiki, Penuh Cinta di Taman Sri Baduga Purwakarta
Senin, 13 November 2017 | 1 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 33 kali
Menikmati udara sejuk dan indahnya pepohonan di Taman Sribaduga

PURWAKARTA, medikomonline.com – Mentari mulai bersinar menebar keberkahan dari upuk timur, semilir angin mengantar harapan jiwa - jiwa kuat dari peraduan untuk menjalani hari baru dalam kehidupan.

Semilir angin menyambut pagi, diring kicauan burung yang menyapa sekeliling Taman Sri Baduga Maharaja, Situ Buleud Purwakarta. Selamat pagi...!!!

Ya Taman Sri Baduga Maha Raja, atau kini lebih di kenal sebagai Taman Air Mancur terbesar di Asia Tenggara ini. Adalah salah satu lokasi yang menjadi pusat kunjungan masyarakat dari berbagai daerah ketika datang ke Purwakarta. Taman ini terletak di Kompleks Situ Buleud, Jalan Siliwangi Purwakarta Kota.

Biasanya taman dengan luas lima hektar are ini ramai dikunjungi setiap Sabtu malam. Karena disetiap akhir pekan dihelat pergelaran air mancur yang indah dan menari nari dengan ketinggian semburan mencapai 16 meter ditambah sajian animasi yang berasal dari aqua screen yang mengiringi setiap hentakan musik.

Di luar Sabtu malam, Taman Sri Baduga memiliki daya tarik lain. Pasalnya taman ini adalah satu dari sekian banyak taman di Purwakarta yang biasa dijadikan masyarakat setempat untuk menjemput datangnya pagi.

Sebagian masyarakat melakukannya mulai dari berjalan - jalan untuk menghirup udara segar, hingga melakukan beragam kegiatan olah raga. Seperti lari pagi, bersepeda, bermain sepatu roda hingga skate board.

Kegiatan olah raga itu dilakukan di area taman yang disediakan fasilitas berupa track yang sengaja dibuat untuk kebutuhan masyarakat. Nah ada yang lebih menarik lagi pada setiap hari minggu masyarakat diperbolehkan masuk areal dengan menikmati track yang dilengkapi dengan bebatuan yang juga dilengkapi batu terapi. Selain itu saat menyambut pagi warga juga diperbolehkan memberi makan ikan di danau Situ Buleud yang menjadi area air mancur.

Kegiatan menyambut pagi di Purwakarta bukan hal baru dilakukan masyarakat di daerah yang berada di sebelah timur dari Jakarta ini. Melainkan sudah berlangsung selama puluhan tahun, tetapi seolah menjadi trend setelah areal Situ Buleud disulap oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi taman kota yang indah nan mempesona pada tahun 2013 lalu.

"Kalau pagi hari di Situ Buleud ini dari dulu memang ramai, menjadi tempat olah raga saat pagi dan sore hari. Tapi kalau dulu tidak senyaman sekarang, kalau sekarang kan selain disediakan tracknya juga dilengkapi dengan taman - taman yang indah," kata salah seorang warga yang menyambut pagi di Taman Sri Baduga sambil berolah raga, Doni Respati.

Doni biasanya datang untuk menikmati udara pagi bersama teman - temannya. Mencari keringat dietiap langkah kaki untuk membakar kalori.

"Kalau tidak lari, ya keliling taman Sri Baduga ini sambil jalan. Kalau saya sama teman - teman rutin ya, dua atau tiga kali dalam sepekan," ujar Doni.

Ketika datang di pagi hari ada kesan tersendiri bagi Doni dan pengunjung lainnya. Apalagi kehadiran sang surya saat menyapa alam jagad raya. Yaitu dengan cara menyambutnya di bagian sebelah barat kawasan itu.

"Kalau mentari muncul, disini terasa lebih indah. Karena kehadirannya disambut dua gapura yang menjulang menghapit Badak putih. Jadi ada frame sekaligus untuk kita foto - foto dan dijadikan latar bagi foto kita," tutur Doni.

Selain Doni, dikatakan pengunjung lainnya Detty Nurbaeti,  yang membuat ia ketagihan untuk berolah raga pagi di taman tersebut yakni kesan ramah lingkungan. Apalagi beragam bunga nan indah yang bermekaran menjadikan kesan tersendiri.

"Kalau perempuan itu tidak lepas dari bicara keindahan, apalagi dengan taman - tamannya yang indah. Aneka macam bunga kan disini ada ya," katanya.

Hal lain, pengunjung bakal dibuat semakin nyaman karena disekeliling taman juga terdapat pemandangan lain yaitu dengan adanya air mancur mini serta tersedianya bangku - bangku khusus untuk beristirahat untuk meleps lelah.

"Terus disini juga ada air siap minum, jadi disetiap titik air minum itu disiapkan dan bisa langsung kita minum dari kerannya," ujar Detty.

Selain menjadi sarana berolah raga bagi masyarakat lokal di Purwakarta, dalam satu tahun terakhir Taman Sri Baduga Maha Raja juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Purwakarta.

"Kalau saya dari Lampung, saya ada agenda kerja sekalian ingin tahu Purwakarta. Kalau bicara taman ini keren banget, karena saya tadi juga jalan ke taman kota lainnya di sekitar kompleks pendopo ya. Pokoknya ada kesan tersendiri ya ketika melihat konsep tata kota seperti ini. Mudah - mudahan suatu saat di daerah saya juga ada sarana seperti ini," cetus Ari Samrulrizal.

Sementara, dari cerita masyarakat setempat Taman Sri Baduga Maha Raja atau dikenal sebagai Situ Buleud dengan luas hampir lima hektar adalah danau alam yang masa lalunya hanyalah kubangan tempat pemandian Badak. Seiring waktu pemandian badak yang berbentuk bulat itu dikenal sebagai obyek wisata Situ Buleud, Situ dalam bahasa Indonesia adalah danau dan Buleud berarti bulat. Sejak kepemimpinan Bupati Dedi Mulyadi Situ Buleud semakin berkembang dan dibangun setiap tahunnya hingga dikenal menjadi destinasi wisata berkelas dunia.

Nah penasaran kan, dan ingin menikmati sekaligus menyambut pagi di Taman Sri Baduga Maha Raja. Yuk datang ke Purwakarta. ***

(Daup H)