Sekretariat DPRD Kota Depok Adakan Giat Forum Renja OPD
Selasa, 28 Februari 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 258 kali
Giat Forum OPD

DEPOK, Medikomonline.com – Sekretariat DPRD Kota Depok mengadakan Giat Forum OPD di ruangan Banleg DPRD Depok, Senin (20/2). Hadir saat itu, unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran sekretariat, Bapeda, serta inspektorat. Giat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hendrik Tangke Alo SSos.

Dalam sambutannya, Hedrik mengatakan, hal paling penting dalam giat ini adalah penyusunan pokok-pokok pikiran dari para anggota dewan sebagai aspirasi dari masyarakat yang diperoleh dari kegiatan reses dan musrenbang.

”Forum renja OPD mengacu kepada RPJMD Kota Depok Tahun 2016-2021, yaitu membuat program kerja untuk pelaksanaan kegiatan pada tahun berikutnya, dan memberikan landasan dan arah kebijakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sekretariat DPRD serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan,” jelas Hendri.

Lebih lanjut Hendrik mengatakan, pihaknya meningkatkan peran dan fungsi DPRD sesuai dengan misi merumuskan kebijakan penyelengara administrasi keuangan, mendukung tugas dan fungsi DPRD, melaksanakan urusan tata usaha, kepegawaian rumah tangga, perjalanan dinas serta urusan protokol kehumasan, melaksanakan dan menyusun rencana anggaran dan pembinaan administrasi keuanagan di lingkungan sekretariat, menganalisis penyiapan pembuatan risalah rapat, menyiapkan persidangan bahan rapat dan mendokumentasikan dan perpustakaan.

”Tahun anggaran 2018 sekretariat menyiapkan 7 Program dan 38 kegiatan, yaitu pelayanan administrasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan SDM, pelaporan capaian kinerja, peningkatan peran Tri Fungsi DPRD, peningkatan kualitas data perencanaan serta peningkatan fungsi kelembagaan DPRD,” tegasnya.

Hendrik menambahkan, isu strategis Renja DPRD Kota Depok Tahun 2018 adalah, masih kurang sinergi dalam menanggapi peraturan yang terkait dengan Perwal dan peraturan perundang-undangan  yang digunakan oleh DRPD dan sekretariat. Keterlambatan materi Raperda dan eksekutif untuk dibahas di DPRD sehingga waktu pembahasan menjadi tidak maksimal, banyak kegiatan yang terfokus di akhir tahun anggaran, sehingga menjadikan kegiatan tidak tertata.

”Dinamika politik berkembang di lembaga DPRD ikut mewarnai dalam kelancaran pengambilan keputusan,” katanya.

(Penulis: Lucy/Editor: Mbayak Ginting)