Taman Surawisesa Ramah Anak
Selasa, 07 November 2017 | 1 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 16 kali
Taman Surawisesa

PURWAKARTA, medikomonline-Dengan luas sekitar 5.750 meter persegi, dilengkapi 860 seat tempat duduk, 2 buah teropong bintang, videotron berukuran besar dan panggung terbuka yang dihiasi air mancur di depannya. Taman Surawisesa nampak megah berlokasi tak jauh dari Taman Air Mancur Sribaduga.

Taman ini, diperuntukkan bagi pertunjukan-pertunjukan yang memiliki makna edukasi. Seperti pemutaran film-film berkualitas dan mendidik.

Sejak dipimpin Dedi Mulyadi sebagai bupati, Kabupaten Purwakarta menjelma bak gadis cantik yang tengah mekar-mekarnya menebar pesona. Pasalnya, baik infrastruktur maupun pembungan fasilitas publik di wilayah ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Penataan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi sebuah taman indah, mungkin salah satu yang paling mencolok yang dilakukan Kang Dedi.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu, dulu sempat menjelaskan, dalam penataan fasilitas umum ini dirinya lebih merujuk pada sisi sosiologis masyarakat. Selain itu, dalam penataan wilayahnya ini, dirinya tidak sekadar berhenti pada aspek kegunaan taman untuk ruang publik dan rekreasi. Dalam hal ini, unsur edukasi menjadi orientasi utama.

Jadi, pembangunan fasilitas publik yang ada? di wilayah ini bukan hanya sebatas jadi penghias kota. Taman ini juga kami ciptakan, supaya menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

Saat ini, di kabupaten kecil yang mengedepankan spirit kebudayaan dalam pembangunannya itu, ada puluhan ruang terbuka hijau (RTH) yang ditata menjadi sebuah taman indah. Dari puluhan taman itu, ada tujuh taman aktif yang areanya cukup besar? dan bisa digunakan untuk berwisata sekaligus sarana edukasi.

Adapun ketujuh taman besar hasil rancangan Kang Dedi itu, antara lain Taman Sri Baduga yang terkenal dengan Air Mancur terbesar se-Asia Tenggara itu. Kemudian, taman Citra Resmi dan Taman Surawisesa yang lokasinya masih satu komplek dengan Sri Baduga. Yakni, di sekitar Jalan KK Singawinata (Situ Buleud).

Selain taman yang berada di sekitar area Situ Buleud, Dedi pun membuat taman besar di sekitar Jalan Ganda Negara. Tepatnya, di komplek perkantoran Setda Purwakarta. Ada tiga taman di lokasi itu, yakni Taman Pancawarna, Taman Maya Datar dan Taman Pasanggarahan Padjdjaran.

Ada satu hal yang menarik dari Taman Citra Resmi yang ada di kawasan Situ Buleud itu. Selain posisinya berhadapan dengan patung badak yang menjadi ikon Situ Buleud, di taman tersebut ada sebuah lukisan dinding (relief) yang menceritakan perjuangan seorang wanita Sunda. Sedangkan, untuk Taman Surawisesa, dikhususkan sebagai arena bermain anak-anak.

Untuk Taman Surawisesa, kali ini Kang Dedi pun kembali melakukan pemolesan?. Saat ini, di lokasi tersebut telah ditambah fasilitas lebih lengkap lagi. Yakni, sebuah TV berukuran besar (Megatron), kursi penonton, dan saranan penunjang lain khusus permainan anak-anak.

"Di taman tersebut, akan diputar film dengan cerita yang mampu mengedukasi anak-anak kita. Dari mulai cerita alam, manusia dan cerita kehidupan lainnya. Dan pemutaran filmnya setiap Jumat malam," ujar Dedi.

Selain pemutaran film berkualitas dan mendidik, kata dia, di setiap malam purnama anak-anak bisa bermain riang untuk melihat bulan dan bintang. Karena taman ini dilengkapi juga dengan teropong bintang. "Saat ini, masih dalam tahap penataan. Mungkin beberapa pekan lagi sudah beroperasi maksimal," tambah dia. *

 

(Daup H)