Tingkatkan Inovasi Layanan Informasi Publik, DPMPTSP Siapkan Aplikasi Adat Si Zin
Rabu, 15 Februari 2017 | 10 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 32 kali
Kabid Informasi dan Pengaduan DPMPTSP Krishna Dwipayana ST

SUKABUMI, Medikomonline - Sebagai lembaga pelayanan publik, Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi terus berinovasi dalam penyelenggaraan pelayanan  informasi, baik yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat maupun yang disampaikan melalui sarana elektronik. Inovasi-inovasi yang dilakukan  DPMPTSP diapresiasi oleh Pemerintah Kota Sukabumi dan dihadiahi dengan penghargaan yang cukup membanggakan.

Kepala  DPMPTSP  Kota Sukabumi Drs Beni Haerani MM menerima penghargaan Kominfo Award Tahun 2016 yang diserahkan langsung oleh  Walikota Sukabumi HM Muraz, bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kota Sukabumi ke-102 tahun di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Kominfo Award diberikan sebagai penghargaan atas upaya  DPMPTSP di dalam penyelenggaraan pelayanan/pemberian informasi  publik melalui sarana elektronik di Kota Sukabumi. Informasi disajikan lewat website http://bpmpt.sukabumikota.go.id/, yang kini website tersebut menjadi http://dpmptsp.sukabumi.go.id.

Tak puas dengan penghargaan atas prestasinya, DPMPTSP tidak berhenti berinovasi. Setelah sukses secara terus menerus menyajikan berbagai informasi kegiatan-kegiatan yang diselenggakan DPMPTSP, baik kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kantor DPMPTSP maupun kegiatan-kegiatan di luar kantor yang disajikan melalui website http://bpmpt.sukabumikota.go.id/, kini DPMPTSP melalui Bidang Informasi dan Pengaduan sudah menyiapkan aplikasi terbarunya, yaitu Adat Si Zin (Aplikasi Data Potensi Perizinan).

Hal itu di utarakan oleh Kepala Bidang Informasi dan Pengaduan Krishna Dwipayana ST saat dikomfirmasi Medikom di ruangan kerjanya.  Lebih rinci Krishna menuturkan,  "Kami akan terus berupaya untuk menyelenggarakan pelayanan secara cepat terhadap masyarakat, terlebih dalam memberikan pelayanan informasi, baik yang disampaikan secara langsung terhadap masyarakat, maupun yang disampaiakan melalui perkembangan tehnologi.”

Dalam penyelenggaraan informasi public, DPMPTSP sudah mengoptimalkan Aplikasi  SIAPISI (Sistem Informasi Aplikasi Perizinan Kota Sukabumi). “Aplikasi tersebut menyajikan pelayanan secara elektronik dari mulai from office hingga keluar SK,  sehingga dengan sistem aplikasi tersebut, apa bila dalam pengajuan yang berkaitan dengan perijinan terdapat persyaratan yang tidak lengkap, secara otomatis DPMPTSP Kota Sukabumi,  tidak bisa kami layani, walaupun itu datang, dari siapa pun pemohonnya,” kata Krishna.

Tak hanya sampai di situ, lanjut Krishna, saat ini  pihaknya  sudah  mempersiapkan aplikasi ADAT SI ZIN DPMPTSP Kota Sukabumi. Aplikasi tersebut akan berguna sebagai aplikasi untuk mengontrol masa berlaku perijinan yang dimiliki perusahaan-perusahaan di Kota Sukabumi.

Selain itu,  bagi perusahaan yang sudah terdaftar di aplikasi Adat Si Zin secara otomatis akan menerima pemberitahuan apabila masa berlaku perijinannya akan segera berakhir. Pemberitahuan tersebut secara otomatis akan dikirim melalui pesan singkat (SMS) yang dikirim oleh sim card yang terdapat di dalam modem yang terhubung dengan aplikasi Adat Si Zin.

“Fungsi kontroling yang disajikan Adat Si Zin, secara update akan akan menjadi kontrol bagi kami dengan cara memperhatikan teks tulisan nama-nama perusahaan yang telah terdaftar di aplikasi tersebut yang dapat berubah dari warna hijau, menjadi warna kuning dan selanjutnya akan nerubah menjadi merah. Warna hijau itu menandakan bahwa perusahaan tersebut masa berlaku perijinannya masih cukup panjang, namun apa bila berubah warna kuning masa berlaku perijinannya akan segera berakhir dengan masanya kurang dari 150 hari. Apabila berubah menjadi warna merah, masa berlaku perijinannya tidak lama lagi akan berakhir yaitu kurang dari 90 hari,” jelasnya.

Namun kendati aplikasi Adat Si Zin telah siap digunakan untuk memberikan pelayanan informasi terhadap masyarakat, untuk dilaunchingkannya masih dalam tahap pengajuan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, mengingat aplikasi Adat Si Zin dapat memberikan banyak manfaat serta dapat membantu sebagai sarana informasi bagi masyarakat.

Krishna berharap aplikasi tersebut dapat segera disetujui oleh Walikota Sukabumi untuk direalisasikan. Apabila aplikasi Adat Si Zin sudah secara optimal direalisasikan, dirinya meyakini para pengusaha akan semakin tertib di dalam memperpanjang masa berlaku perijinannya, dan itu secara otomatis akan menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).   

(Penulis:Iyan)