Walikota Depok: Tidak Ada Jual Beli Jabatan Untuk Penempatan Pegawai
Selasa, 28 Februari 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 139 kali
Walikota Depok KH Idris Abdul Shomad

DEPOK, Medikomonline.com - Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Depok, Jumat (24/2) mengadakan Forum OPD di Hotel Santika Jl. Margonda Raya Depok. Kegiatan ini dihadiri  Walikota Depok KH Idris Abdul Shomad, narasumber dari BKN Wilayah Regional Bandung Imah Sukmaria, ASN, para undangan, dan insan jurnails Kota Depok.

Dalam sambutanya Walikota Depok KH Idris Abdul Shomat mengatakan, Badan Kepegwaian dan Pengembangan SDM mempunyai peran stategis dalam pengembangan sumber daya manusia( SDM), karena  melihat manusia seutuhnya dalam konsep pengembangan, harus sesuai kompetensi dalam dirinya.

Kompetensi  dan track record dapat menjadi acuan untuk kenaikan pangkat. Jadi teknologi dalam pelayanan kepegawaian harus terus ditingkatkan. ”Hal ini, kami Pemeritah Kota Depok sudah komit untuk penempatan pegawai tidak ada jual beli jabatan, harus sesuai SDM di mana pegawai  itudi tempatkan,” tegasnya,

Lebih lanjut Idris sapaan akrabnya mengatakan, memang masih banyak jabatan-jabatan yang belum terisi. “Makanya kami terus mengembangkan kecakapan dan sumberdaya kepegawaian,agar ketika diposisikan atau ditempatkan di Kantor OPD dapat langsung bekerja dan memahami, juga dalam setiap tahunya PNS di kota Depok hampir ratusan orang yang purna atau memasuki masa pensiun. Sementara belum ada penambahan pegawai khususnya PNS. Saya berharap dengan perkembangan dan kemajuan era IT harus ditingkatkan dan pegawai dalam bekerja harus melayani masyarakat dengan baik,” tambahnya.

Sementara pelaksana tugas (PLT) Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Sopian Suri dalam paparanya mengatakan, ”Kami terus selalu mengadakan kegiatan pelatihan-pelatihan dan diklat, seperti diklat prajabatan, diklat PIM, diklat fungsional, diklat tehnis, seminar serta penegakan disiplin aparatur negara. Dalam peningkatan pengelolaan kepegawaian daerah, untuk tahun 2018 kami memiliki program seperti  seleksi pegawai  perpindahan wilayah kerja, penataan PNS dalam jabatan  struktural, penataan ASN dalam jabatan fungsional, peningkatan status CPNS, mutasi kepangkatan dan pensiun, mengadakan ujian penyesuaian kenaikan pangkat dan ujian dinas.”

Dalam melakukan kegiatan, Sopian mengatakan pihaknya selalu berpedoman pada visi dan misi walikota, peningkatan kualitas sumber daya aparatur sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah aparatur memenuhi stadar kompetensi tugas dan jabatan masing-masing.

Sopian Suri sapaan akrabnya menambahkan, peningkatan kualitas manajemen kepegawaian dan pengembangan  pelayanan berbasis teknologi imformasi dengan mengoptimalkan  sistem informasi kepegawaian yang sudah dibangun. ”Pembinaan dan pengembangan jabatan fungsional tertentu, sesuai kebutuhan hasil analisis beban kerja terhadap jabatan fungsional,” terangnya.

(Penulis: Lucy/Editor: Mbayak Ginting)