Dewan Pendidikan Jabar dan Astra Daihatsu Motor Kerjasama Latih Guru SMK di Jabar
Selasa, 21 Februari 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 183 kali
Tim Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat dan Dewan Pendidikan Jabar

BANDUNG, Medikomonline.com  –  Dewan Pendidikan Jabar menjalin kerjasama dengan  Astra Daihatsu Motor, yaitu PT Tunas Ridean untuk mendukung program Pemprov Jabar melakukan sertifikasi kepada lulusan SMK di Jabar. Menurut Ketua Dewan Pendidikan Jabar H Bambang Haryono, salah satu fungsi dewan pendidikan itu adalah meningkatkan mutu pendidikan.   

‘Kita bersyukur begitu kita komunikasikan dengan pihak Tunas Ridean, mereka merspons positif dan bersedia membina dan melatih para tenaga pendidik/guru, kependidikan dan peserta didik yang bersal dari SMK di Jabar,”  kata Bambang Haryono kepadsa media di sela rapat koordinasi Dewan Pendidikan Jabar dengan PT Tunas Ridean di Hotel Topas Bandung, Senin (20/2/2017).

Bambang mengatakan, program inovasi kerjasama dengan perusahaan otomotif nasional Astra Daihatsun Motor  ini merupakan yang pertama di Jabar, bahkan secara nasional juga yang pertama.  Sebagai tindak lanjut kerjasama tersebut,  pada bulan Desember 2016 lalu, Dewan Pendidikan Jabar menyeleksi 30 guru SMK Otomotif dari 30 sekolah. Dari hasil seleksi ini, hanya 10 guru dari 10 SMK negeri dan swasta lulus, dan dapat mengikuti pelatihan.

Saat ini 10 guru SMK tersebut sedang menyelesaikan pelatihan di kantor  Tunas Ridean Cabang Bandung dan Kantor Pusat Tunas Ridean di Jakarta. Setelah lulus, mereka akan diberikan sertifikat dari PT Tunas Ridean.

“Dengan telah selesai pelatihan bagi 10 guru dari 10 SMK asal Jabar ini, kita harapkan dapat menransper ilmu otomotif  kepada peserta didiknya.  Sehingga, para lulusan SMK jurusan otomotif  benar-benar sudah siap kerja, terampil, cerdas, mahir dan kompetitif,“ ujarnya.

Sementara itu, Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat Warsito CD mengatakan, PT Tunas Ridean sebagai perusahaan nasional yang bergerak di bidang otomotif terus berkembang dan berinovasi. Tentunya perusahaan ini membutuhkan tenaga kerja yang siap kerja, terampil, cerdas, mahir dan kompetitif dalam bidang otomotif.

“Untuk itu, melalui program Tunas Berbagai Keahlian Otomotif  bidang  pendidikan, kita merasa terpanggil untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada tenaga pendidik/guru, kependidikan dan peserta didik.  Untuk kali ini kita baru latih sebanyak 10 orang guru dari 10 SMK negeri dan swasta di Jabar,” kata Warsito.

Materi pelatihan terbagi dua, materi teori 30?n praktek langsung 70%. “Untuk materi kelas, kita berikan semua pengetahuan tentang otomotif  kendaraan Totoya, Honda terutama Daihatsu. Setelah materi teori,  ke 10 guru tersebut kita bawa langsung praktek, mulai dari Service Berkala (semua merk kendaraan ringan dan service cepat-red),” tambah Warsito yang didampingi Sutpo dan Andreas.

Andreas, Tim Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat menambahkan, kerjasama dengan Dewan Pendidikan Jabar dan Dinas Pendidikan Jabar  ini merupakan pilot proyek. “Untuk itu kita berikan materi service berkala dan service cepat, terutama soal teknik kendaraan ringan (TKR). Selain itu, kita berikan juga modul pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kurikulum 2013,” kata Andreas.

Selama mengikuti pelatihan, ke 10 guru tersebut diberikan bimbingan pelatihan baik di Bandung maupun di Jakarta di bawah pengawasan Tim  Workshop Advisor Tunas Daihatsu Pusat. Hal ini, sesuai dengan pesan dan harapan NI Pernadi, selaku  Direktur Otomotif Tunas Ridean.

Lanjut Andreas, apabila ke 10 guru ini lulus akan diberikan sertifikat dari PT Tunas Ridean dan harus mampu menransper ilmu kepada para peserta didik di sekolah masing-masing.

Andreas menjelaskan,  10 guru yang mengikuti pelatihan berasal dari SMKN 1 Kawali-Ciamis; SMK Alsyariah-Ciamis; SMK Angkasa I Subang; SMK Yadika Subang; SMK Bina Nusantara Subang; SMKN 1 Bekasi; SMKN 1 Cilengsi Bogor; SMKN 4 Garut; SMK Muhammadya Tasikmalaya; dan SMK Pemuda Sumedang.

(Penulis: IthinK)