Lomba AKSI XII Wujudkan Kebersamaan dan Gali Potensi Siswa
Kamis, 30 Maret 2017 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 150 kali
Lomba Apresiasi dan Kreasi Seni Islami (AKSI XII) tingkat SMP se Kabupaten Bekasi dilaksanakan di SMPN 1 Cikarang Selatan

CIKARANG SELATAN, Medikomonline.com - Lomba Apresiasi dan Kreasi Seni Islami (AKSI XII) tingkat SMP se Kabupaten Bekasi dilaksanakan di SMPN 1 Cikarang Selatan, Selasa pekan kemarin. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan kebersamaan dalam menggali potensi dan mengembangkan kreativitas seni islami dalam era globalisasi. Selain itu siswa diajak agar membudayakan seni yang bernuansa islami di dalam kehidupannya.

    Kepala SMPN 1 Cikarang Selatan H Kasmiyanto menuturkan, tentunya kegiatan ini merupakan wujud nyata dari keseriusan pendidik dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kemampuan anak-anak didiknya agar menjadi insan yang beriman dan bertakwa. Lomba Aksi ini tentunya diapresiasi semua pihak termasuk SMPN 1 Cikarang Selatan sebagai tuan rumah. Apalagi kegiatan ini sebagai kreativitas siswa yang harus dibina dan dikembangkan mulai dari sekarang, untuk menghindari tawuran antar pelajar. Dan tentu saja salah satunya adalah dengan kegiatan Apresiasi dan Kreasi Seni Islami.

    "Saya pun sangat mengapresiasi kegiatan ini, jika terus dikembangkan pasti generasi emas bangsa ini akan meningkat kualitas moral dan akhlaknya," katanya kepada Medikom saat ditemui di sela-sela acara, Selasa pekan kemarin.

    Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan MA Supratman menegaskan, lanjutkan terus kegiatan yang baik ini. Dan gaungkan terus kegiatan yang bernuansa seni islami ini, apalagi kegiatan ini untuk menggali potensi siswa dalam berkesenian yang islami. "Semoga anak didik kita ini menjadi manusia yang tertanam secara islami," paparnya.

    Panitia Kegiatan Aksi XII H Rukmin menjelaskan, kegiatan Aksi ini diikuti oleh 1.380 peserta terdiri dari 121 SMP Negeri dan Swasta di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Dan yang diperlombakan adalah MTQ putra dan putri, Musabaqoh hifdzil Quran putra-putri, kaligrafi, pidato, marawis, qosidah, cerdas cermat PAI, Olimpiade PAI.

    "Tapi yang terpenting tim juri menilainya secara obyektif dan jujur, sebab setiap peserta memiliki hak yang sama untuk menjadi yang terbaik," pungkasnya.

(Penulis: Manah)