Obsesi Ana Maryana Kelola SMA Gratis dan Produktif di Setiap Desa
Minggu, 03 Maret 2019 | 20 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 148 kali
Ana Maryana SPd tengah memberikan tanda kelulusan kepada salah seorang siswi SMA Gratis dan Produktif yang dikelolanya.

BANDUNG BARAT, medikomonline-Sebagai warga asli Desa Cintakarya Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat, Ana Maryana SPd tergerak untuk berbuat yang terbaik bagi daerah kelahirannya. Terlebih lagi setelah melakukan kunjungan ke empat kecamatan di Bandung Barat yakni Kecamatan Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, dan Kecamatan Rongga, ada yang membekas di hati Ana. Ia sangat prihatin dengan kondisi warga terutama terkait dengan pendidikannya.

Ana tak sedikit menemukan warga masyarakat yang hanya tamatan sekolah menengah pertama (SMP). Oleh karena itu, tumbuhlah niatan untuk membantu masyarakat dalam hal pendidikan.

“Timbul niatan saya ingin membantu sudara-sudara saya se KBB dan khususnya di empat kecamatan dalam hal pendidikan. Banyak sekali yang saya temui saudara-saudara saya pendidikannya hanya lulusan sampai tingkat SMP. Karena itu saya membuat SMA gratis untuk mereka,” tutur Ana Maryana kepada medikomonline.com, Minggu (3/3/2019).

Begitupun dengan keikutsertaannya dalam kontestasi pemilihan anggota legislatif 2019 di Kabupaten Bandung Barat, tak lebih hanya dengan nawaetu ibadah kepada Allah. Ana menilai dengan jalur politik di DPRD akan lebih banyak yang bisa disumbangsihkan kepada masyarakat.

“Karena niat saya ibadah kepada Allah, dengan menjadi anggota dewan akan bisa turut dalam pembuatan kebijakan (peraturan) yang dapat menolong lebih banyak orang,” ungkap Ana yang telah menyelenggarakan dua sekolah SMA Gratis dan Produktif yakni di Sindangkerta dan Cipongkor.

Ana juga menegaskan, jika insyallah terpilih menjadi anggota Dewan, ingin membuat SMA gratis dan produktif di setiap desa.

Dengan program pendidikan SMA gratis dan produktif yang tengah dilakoninya, Ana berharap dapat membangun sumber daya manusia di Sindangkerta, Cipongkor, Gununghalu, dan Rongga yang selama hanya tamat SMP.

“Saya percaya bahwa yang masyarakat inginkan adalah dewan yang bisa membangun masa depan anak anak mereka. Dan saya juga ingin melaksanakan firman Allah dalam Surat Anisa Ayat 9 ‘walyaksal ladzina lautarokuu min holpihim dzuriyatan dhiafan khoopuu alaihim falyataqulloha wal yaquluu qoulan sadida’,” imbuhnya.

(Penulis Dadan Supardan)