Pemprov Jabar Terus Upayakan Unswagati Cirebon Segera Jadi Perguruan Tinggi Negeri
Rabu, 12 April 2017 | 7 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 113 kali
Wagub Jabar (kiri) beraudiensi dengan jajaran Rektorat Unswagati di kampus Unswagati Cirebon

CIREBON, Medikomonline.com - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Deddy Mizwar berharap,  perubahan status Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) segera terealisasi.

Deddy mengatakan, dengan berubah menjadi PTN maka akan berkontribusi pada meningkatnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Jabar yang saat ini masih di angka 17%.

"Belum tertutup peluang untuk jadi PTN walaupun sekarang ini masih moratorium, tapi upaya harus terus dilakukan. Apalagi, tahap pertama pembebasan lahan 17 hektare sudah selesai, tinggal 13 hektare lagi," ujar Deddy saat beraudiensi dengan jajaran Rektorat Unswagati di kampus Unswagati Cirebon, Selasa (11/04/2017).

Pemprov Jabar akan terus berupaya agar Unswagati yang saat ini memiliki 14 ribu mahasiswa ini menjadi lokomotif pembangunan di wilayah Jabar bagian timur. "Bukan hanya pusat, kami daerah juga akan membantu dalam proses penegerian karena nantinya untuk kepentingan daerah juga kan," tuturnya.

Bila telah menjadi PTN maka penyerapan mahasiswa asal Jabar pun akan semakin meningkat. "Saya kira perlu ada keberpihakan, Unswagati harus memprioritaskan mahasiswa baru untuk putra-putri Jabar karena hadirnya PTN berkontribusi terhadap APK di jabar seperti Unpad sudah 85 persen mahasiswanya asal Jabar," jelas Wagub Jabar.

Selain untuk meningkatkan APK, kata Deddy, Unswagati juga dinilai mendesak untuk segera menjadi PTN. Sebab, tak lama lagi pusat pertumbuhan ekonomi akan beralih ke wilayah timur Jabar. Hadirnya Bandara Internasioanl Jawa Barat (BIJB), proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang akan melintasi Cirebon, dan dibangunnya pelabuhan Patimban di perbatasan Subang-Indramayu, menuntut tersedianya SDM berkualitas. Hadirnya tol Cipali saat ini juga telah meningkatkan denyut nadi perekonomian di wilayah Cirebon Raya.

Dibangunnya proyek-proyek besar tersebut akan mengubah kultur masyarakat dari pertanian ke industri. Untuk itu peran PTN menjadi sangat penting dalam menyiapkan SDM yang unggul.

"Mengingat di Cirebon ini akan terjadi perubahan budaya masyarakat terutama adanya pembangunan infrastruktur dan pasar bebas, bagaimana mengantisipasi itu tentu peran Unswagati sangat besar karena persaingan SDM akan sangat ketat," ungkap Deddy.

"Insya Allah moratoriumnya akan dicabut, lalu dokumen dan lahan kita siapkan maka PTN akan terwujud, sehingga kontribusi terhadap pendidikan jauh lebih luas, " tambah Deddy.

(Penulis: IthinK)