Pesantren Al-Muhajirin Wisuda 30 Santriwati
Rabu, 10 Januari 2018 | 3 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 71 kali
Pesantren Al-Muhajirin melaksanakan prosesi wisuda 30 santriwati  program tahfidz menghapal 30 Jus  Al Qur,an.

PURWAKARTA, Medikomonline.com - Pesantren Al-Muhajirin melaksanakan prosesi wisuda 30 santriwati  program tahfidz menghapal 30 Jus  Al Qur,an dan menerima medali,  Sabtu (6/1/18).

Kepala SMA dan MA Al-Muhajirin H R Marpu Muhidin Ilyas MA menjelaskan 30 santriwati Tahfidz Alquran adalah salah satu keunggulan yang dibangun di Pesantren Al-Muhajirin. Bukan sembarang tahfidz, tetapi terpadu dengan program tafsir dan ulumul Quran untuk memahami makna ayat yang dihapal.

“Jadi program di sini bukan sekadar ikut tren tahfidz yang menjamur di mana-mana. Tetapi justru mengisi celah kosong dari program tahfidz di banyak tempat. Tahfidz 30 juz adalah awal, bukan akhir,” ujar.  

Untuk mewujudkan impian tersebut, sambungnya, Al-Muhajirin melakukan program percepatan hapalan selama masa libur akhir semester 30 hari dengan target 30 juz alias khatam.

 “Alhamdulillah, sukses diraih para santri putri penghapal Alquran dari tingkat  SMA dan MA, 13 orang tuntas menghapal 30 juz selama 30 hari. Sementara 17 orang lainnya mencapai hapalan rata-rata di atas 20 juz,”

“Semoga hafalan tersebut dapat menjadi modal para santri untuk acuan dalam segala aspek kehidupan, serta  dengan selesainya hafalan 30 juz  bukan menjadi tujuan akhir seorang hafidz, tetapi awal dari perjalanan memahami dan mendakwahkan Alquran,” kara Marpu.

Marpu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para hafidzah karena telah berhasil mencapai target yang ditentukan.Punkasnya

Menurut salah satu guru pembina Ustadzah Vera, Ada tiga kategori tebaik dari 30 wisudawati tersebut, di antaranya kategori  hafalan tercepat atas nama Oktavia Permata Hati, kategori bacaan terfashih atas nama Dewi Fifit Aryani, dan Fatimah Az-zahra sebagai kategori hafalan terbagus.

(Penulis: Daup H-Dadang N/Editor: Mbayak Ginting)