Sesuai Imbauan Presiden, Purwakarta Terapkan Konsep Pendidikan Berkarakter
Rabu, 08 November 2017 | 1 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 26 kali
Dedi Mulyadi

PURWAKARTA, Medikomonline.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menuturkan, konsep Pendidikan Berkarakter di Purwakarta telah diberlakukan sejak tahun 2015. Konsep ini memiliki pedoman teknis yang tertuang dalam Peraturan Bupati No. 69 Tahun 2015 Tentang Pendidikan Berkarakter.

   “Imbauan Pak Presiden bagus sekali, kami di Purwakarta juga melaksanakan Konsep Pendidikan Berkarakter,” singkatnya saat ditemui di rumah dinasnya Jalan Gandanegara No 25 Purwakarta, beberapa waktu lalu.

   Dalam Perbup tersebut, pada Pasal 15 disebutkan bahwa untuk memupuk rasa kebersamaan dan setia kawan, guru wajib memberikan arahan kepada peserta didik agar saling memberi dan berbagi.

   Peraturan Bupati ini pun telah diperkuat dengan Surat Edaran Nomor 421.7/2016/Disdikpora tentang Pemberian Tugas Kreatif Produktif Pengganti Pekerjaan Rumah dan Larangan Karya Wisata.

   Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Surat Edaran tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan yakni pada 5 September 2016.

"Menurut saya, hal-hal yang akademis itu cukup dihabiskan di sekolah, jangan dibawa ke rumah sebagai PR. Saya sering lihat anak di rumahnya justru depresi, karena terlalu dibebankan PR akademis," tandas Dedi.

                Varian Program Pendidikan Berkarakter yang berhasil diterapkan di Purwakarta antara lain, pendalaman kitab agama sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianut oleh para pelajar, ditambah Baca Tulis Alquran dan pendalaman Kitab Kuning bagi pelajar muslim. Selain itu, pendidikan vokasional yang dilaksanakan dua kali dalam satu bulan pun telah dilaksanakan oleh seluruh sekolah di Purwakarta. (*)                    

(Daup H)