Ribuan Mayarakat Menyaksikan Pertunjukan Budaya Hari Jadi Garut ke-204
Rabu, 22 Februari 2017 | 10 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 198 kali
Kirab Congcot dan devile parede batik dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut menurunkan 64 peserta yang dipimpin langsung oleh Kadiskominfo Drs H Nurdin Yana MSi.

GARUT, Medikomonline.com -   Ribuan masyarakat Kabupaten  Garut  tumpah ruah memadati Jalan Ahmad Yani Garut untuk menyaksikan   berbagai kesenian  dari  berbagai  provinsi di Indonesia. Beberapa negara ikut menyemarakan pertunjukan budaya Hari Jadi Garut (HJG)  ke-204,   Rabu siang (22/2/2017).

Tak hanya masyarakat Garut yang menyaksikan kesenian,  juga  sejumlah duta besar  berdatangan ke Garut untuk menyaksikan gebyar budaya ini, mulai dari Dubes Australia, Amerika Serikat, Vietnam, India, Thailan, Cina  dan Jerman. Alasan mereka datang ke Garut ingin mengetahui kekayaan seni budaya Garut.

Pertunjukan budaya ini diawali dengan Kirab Congcot atau Tumpeng,  dan  parade batik dari seluruh dinas/instansi  di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut. Sejumlah BUMN, BUMD dan 42 kecamatan se Kabupaten Garut juga ikut berpartisipasi. 

Salah satu kirab Congcot dan devile parade batik dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, menurunkan 64 peserta yang dipimpin langsung oleh Kadiskominfo  Drs H Nurdin Yana MSi.

Selain  kirap Congcot dan parade batik, HJG ini juga  menampilkan berbagai  helaran seni unggulan daerah Garut, seperti  Kesenian Terbang dari  Kampung Dukuh yang menunjukan kekuatan ilmu dari para pemainnya, Kesenian Rengkong, Badawang, Dodombaan Raja Dogar, dan kesenian lainnya.

HJG ini dimeriahkan pula pertunjukan seni unggulan dari sejumlah daerah yang di Jawa Barat seperti kesenian Jawa Timur, Bengkulu, Sumatra Utara, Subang, dan Puwakarta  dan beberapa provinsi lain serta dari luar negeri.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi  sengaja datang ke Garut untuk memeriahkan ulang tahun Garut ke-204.

Sementara itu  Bupati Garut Rudi Gunawan  mengatakan, pihaknya terus meningkatkan IPM yang masih rendah pada momentum Hari Jadi Garut ini. Selain itu, juga membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan. Buapti juga sengaja mengundang kesenian agar investor tertarik untuk membuka usahanya di Garut.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)