Dekat Dengan Rakyat, H Deden Darmansah Optimis Menang di Pileg 2019
Minggu, 18 November 2018 | 22 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 40 kali
Calon anggota DPR RI dari PDI Perjuangan H Deden Darmansah bertatap muka dengan awak media di tempat Lesehan Abah Cibatu.  

PURWAKARTA, Medikomonline.com - Mantan anggota DPRD Kabupaten Karawang dua periode dan DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2009-2014 dari PDI Perjuangan H Deden Darmansah bertatap muka dengan awak media di tempat Lesehan Abah Cibatu, Kamis (15/11/2018).

Di masa menjabat jadi anggota DPRD Jabar,  banyak warga dan para kepala desa di Kabupaten Purwakarta dan Karawang yang dapat perhatian dan bantuan dari Deden Darmansah di bidang kesehatan, Rutilahu, pembangunan sekolah, pembangunan kantor desa prototipe, PSM mendapatkan fasilitas kendaraan (motor) dan yang lainnya.

“Pengabdian saya waktu jadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tahun 2009 -2014 saya rasa proporsional. Aspirasi (dana-red) saya untuk Pemkab Purwakarta tiga milyar per tahun, peruntukannya untuk insfratruktur. Saya kasihkan kepada Dedi Mulyadi sewaktu menjabat bupati Purwakarta,” kata Deden Darmansah kepada awak media.

"Tahun 2009 saya dapat suara 86.000 ke DPRD Provinsi Jawa Barat dan menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Secara syariatnya, 20-10% saya kontribusi ke Purwakarta melalui bupati (mantan-red) Dedi Mulyadi dan itu diakui beliau,” urai Deden.

Lanjut Deden mengakui, pada tahun 2014, dia punya kesalahan krusial. “Karena saya terlalu percaya sama Dedi Mulyadi yang menjanjikan 30.000 suara untuk menghantarkan saya ke senayan (DPR RI) menjadi wakil rakyat dari dapil 7. Karena faktor x, Dedi Mulyadi tandem dengan almarhum Tono Bahtiar dan berkolaborasi dengan Ibu Iis, dengan alasan saya tidak punya peluru,” bebernya.

"Karena Pola DM (Dedi Mulyadi) itu sawer RT, RW, dusun, dibagi duit, di ujung permainan saya ditikung sama mereka,” kata Deden lagi.

Di tahun 2019,  Deden Darmansah akan mencalonkan lagi dari Partai PDIP ke DPR RI di Dapil 7, Bekasi, Karawang dan Purwakarta. “Di awal bulan Desember saya siap turun ke Purwakarta menjemput komunitas saya yang dulu pernah terbentuk. Untuk Purwakarta saya tidak muluk-muluk target 15.000 suara,” pungkasnya.

(Penulis: Dadang Nasir/Editor: Mbayak Ginting)