Dokter Senior Undang Titik Soeharto Gelar Deklarasi Pemenangan Prabowo-Sandi
Kamis, 29 November 2018 | 11 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 74 kali
Titik Soeharto didampingi Dr. Edial Syanip (Kiri), Eno Sigit (Kanan) dan Sultan Jorgie (belakang) saat memasuki lokasi acara.

CIREBON, Medikomonline – Gempita Pilpres 2019 sudah sangat dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat begitu antusias dan berharap adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Adapun soal pilihan, masing-masing memiliki penilaian.

Dr Edial Syanip misalnya, merasa prihatin atas situasi dan kondisi saat ini. Dokter senior spesialis jantung di Kota Cirebon ini mengharapkan perubahan yang sangat mendasar pada seluruh tatanan pembangunan.

Untuk itu pula, ia mengundang Titik Prabowo melalui koneksi yang ada di Badan Pemenangan Prabowo Sandi agar datang ke Cirebon guna menggelar deklarasi Pemenangan Prabowo-Sandi,  Paslon Capres Cawapres nomor urut 02.

Kegiatan Deklarasi dilakukan di halaman depan rumah kediaman pribadinya di Jalan Diponegoro, Minggu (25/11/2018). Acara dihadiri rombongan Badan Pemenangan Prabowo Sandi, Titik Soeharto Wakil Ketua Dewan Pengarah, Mayjen Purn Yayat Sudrajat Wakil Ketua Umum Partai Berkarya, Sultan Jorgie yang juga Caleg DPR RI Dapil VIII Jabar dari Partai Berkarya, Annisa Trihapsari Caleg DPR RI dari Dapil Jawa Tengah dari Partai Berkarya, Eno Sigit selaku Wakil Ketua yang menggarap kalangan millennial.

Hadir Buni Yani aktivis sosial yang pernah tersandung kasus penyebaran video Ahok yang menistakan agama saat memberi sambutan di Kepulauan Seribu. Juga dihadiri ribuan massa yang hadir dalam deklarasi dari unsur tokoh-tokoh ulama, partai-partai koalisi pendukung Prabowo Sandi,  ormas, LSM ataupun dari para relawan Prabowo Sandi dan tidak lupa dari rombongan emak-emak yang aktif mendukung Paslon nomor 02.

Acara dimulai dengan tarian Cirebonan untuk menyambut tamu kehormatan. Sambutan pertama disampaikan oleh Dr Edial yang mengatakan, “Enak jamanku toh”, meme yang dibuat untuk menyindir kondisi yang semua harga bahan pokok serba naik, juga harga BBM sampai 12 kali naik tanpa ada koordinasi dengan DPR terlebih dahulu, juga TDL naik hingga 4 kali yang menyebabkan semua harga menjadi naik berlipat-lipat alias ganti harga.

“Berawal dari keprihatinan atas kondisi masyarakat yang ada dan juga harapan akan adanya perubahan yang signifikan atas jalannya roda pemerintahan maka saya tergerak mengadakan acara ini untuk mendukung Probowo-Sandi,” tutur Dr Edial.

Dalam sambutannya Titik Soeharto menjelaskan dengan nada gaul dan mengajak audien untuk ikut terlibat dalam orasi politiknya, dengan mengajak emak-emak yang prihatin dengan harga-harga sembako yang semakin meroket ga pernah turun. Ia juga mengingatkan ada yang berjanji akan memberikan 10 juta lapangan pekerjaan tapi nyatanya bukan lapangan kerjanya yang bertambah malah penganggurannya yang bertambah.

Juga kesenjangan ekonomi yang semakin melebar dan berjarak yang kaya semakin kaya dan yang miskin tambah miskin. Walaupun kita dikaruniai sumber alam yang melimpah tapi hasil dari kekayaan sumber alam itu tidak dimanfaatkan dan dinikmati oleh kita tapi orang lain yang menikmatinya. 

“Harusnya kita sudah menjadi sejahtera dengan pemberian Allah atas bumi dan laut yang begitu kaya tapi nyatanya tidak dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat dan ini menjadi keprihatinan kita bersama untuk kita perbaiki di masa mendatang. Satu lagi dengan narkoba yang begitu banyak masuk ke Indonesia, satu gram saja bisa bikin teller apalagi dalam jumlah ton-tonan yang masuk dan ketahuan, apalagi yang belum ketahuan alias selundupan. Keprihatinan ini yang membuat kita sepakat supaya 2019 kita Ganti Presiden, siapa yang mengganti?” Dijawab audiens dengan antusias Prabowo-Sandi nomor 2.

“Waktu di Istora Senayan Pak Prabowo menyampaikan kita sangat terbatas sekali dananya dan butuh gotong royong dari kita semua, berapa pun sumbangan dari partisiasi rakyat akan kita terima untuk menuju perubahan yang kita harapkan. Sementara para pemilik uang tidak ada di pihak kita dan ada di pihak sebelah pastinya uangnya losmeter dan kita hanya punya semangat dan punya Allah yang mengatur semuanya. Keterbatasan lainnya dari media, semua media sudah berpihak sebelah dan mereka selalu menjelekkan pihak kita terus Karena keterbatasan media maka diharapkan kita harus pandai memanfaatkan gadget ataupun handphone untuk bagaimana kita memenangkan pertarungan di 17 April mendatang,”  urai Titik.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar dari rombongan relawan yang hadir, di antaranya Garuda Emas, Garuda Merah, Prosa dari Partai Idaman, Srikandi Prabowo Sandi, Al Manar dan lainnya berkisar 21 tim relawan yang membacakan ikrar dukungan untuk pemenangan Prabowo Sandi.

(Penulis: Hatta/Editor: Dadan)