Golkar Deklarasikan Dedi Mulyadi Calon Gubernur Jabar dan Jona Arizona Calon Walikota Sukabumi
Kamis, 27 April 2017 | 7 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 161 kali
Rapat Pleno Diperluas DPD Partai Golkar Kota Sukabumi

SUKABUMI, Medikom – Setelah seluruh jajaran pengurus dan kader Partai Golkar, dari mulai  pengurus DPD, jajaran pengurus kecamatan serta  pengurus kelurahan, Partai Golongan Karya (Golkar) bersepakat dan mendeklarasikan diri untuk mengusung Ketua DPD Partai Kota Sukabumi Jona Arizona SIP MM sebagai bakal calon Walikota Sukabumi. Jona Arizona yang diusung oleh seluruh kader Partai Golkar optimistis maju sebagai calon Wali Kota Sukabumi  pada  Pilkada serentak 2018 mendatang.

   Deklarasi kesepakatan untuk mengusung  Jona Arizona sebagai Calon Walikota Sukabumi,  disampaikan langsung oleh seluruh pengurus DPD, pengurus kecamatan, dan pengurus kelurahan, para kader serta seluruh jajaran elemen dan anggota Partai Golkar, dalam rapat pleno diperluas DPD Partai Golkar Kota Sukabumi belum lama ini. 

   Rapat yang berlangsung di aula Hotel Anugrah Jalan Surya Kencana Kota Sukabumi dihadiri dewan pertimbangan, pengurus DPD Kota Sukabumi, para ketua pengurus partai tingkat kecamatan dari 7 kecamatan, serta para ketua kelurahan Partai Golkar dari 33 kelurahan, se Kota Sukabumi.

   “Alhamdulillah ada dua keputusan yang dihasilkan dalam rapat pleno diperluas DPD Partai Golkar saat ini. Secara mutlak hasil usulan dan hasil musyawarah, serta rekomendasi dari semua yang hadir dalam rapat pleno diperluas ini, yang pertama adalah, kita akan merekomendasikan, mengusung, mendukung dan memenangkan H Dedi Mulyadi SH sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023 mendatang,  dan yang kedua, hasil keputusan rapat pleno di perluas ini yaitu merekomendasikan, mendukung, mengusung dan memenangkan saya yang diberikan amanat dan kepercayaan oleh seluruh pengurus, kader dan elemen-elemen serta anggota partai Golkar untuk menjadi calon walikota Sukabumi  2018-2023,” ungkap Jona sesaat usai menutup acara rapat tersebut.

   Lebih jauh Jona menuturkan rapat pleno diperluas ini, sebagai salah satu tahapan atau mekanisme yang dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar Kota Sukabumi yang beberapa hari ke depan tepatnya pada 26 April sampai dengan 27 April 2017, DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan Rapimda.

   “Salah satu agenda dalam Rapinda tersebut yaitu menerima segala bentuk pernyataan, dukungan atau pun rekomendasi terkait dua hal yaitu untuk calon gubernur dan 16 calon bupati/walikota yang melaksanakan Pilkada serentak  di Provinsi Jawa Barat yang salah satunya adalah Kota Sukabumi,” tuturnya.

   Dan mudah-mudahan lanjut Jona, tahapan dan mekanisme yang telah dilaksanakan oleh DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, keputusan rapat pleno diperluas ini, semua berkomitmen, dan solid. Semua sepakat untuk mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon Gubernur Provinsi Jawa Barat dan dirinya sebagai calon wali kota Sukabumi 2018-2023 yang akan datang.

   Untuk memenangkan dan mewujudkan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh elemen Partai Golkar kepada dirinya, Jona dengan penuh optimis kepada Medikom menjelaskan, tentunya tahapan demi tahapan akan dilaksakan terkait pelaksanakaan Pilkada serentak di 2018. Ada dua agenda politik akan dihadapi yaitu pilgub dan pemilihan walikota. Langkah-langkah selanjutnya, Partai Golkar ke depan akan melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan partai politik lainnya untuk melakukan koalisi.

   Sebagai salah satu pertimbangan kajian secara ilmiah, pihaknya telah melibatkan LSI dan saat ini telah melaksakan survei di wilayah kota Sukabumi. Hal itu dilakukan sebagai gambaran atau sebagai salah satu pertimbangan bagi DPP maupun DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat untuk mengukur kapasitas Jona selaku kader internal sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, baik untuk mengukur dari segi popularitas, elektabilitas maupun tingkat keterpilihan di masyarakat perkembangannya seperti apa.

   "Agenda ke depan kita secara bersama-sama akan merumuskan dan mempertimbangkan, terkait berkoalisi dengan partai apa, berpasangan dengan siapa. Hal tersebut akan menjadi kajian-kajian dan pertimbangan kita ke depan dan tentunya kita akan terus bekerja, terus bergerak ke wilayah untuk meyakinkan masyarakat bahwa calon yang diusung oleh Partai Golkar baik untuk calon gubernur maupun calon wali kota, betul-betul calon pemimpin 2018-2023 yang pro rakyat dan selalu berupaya untuk selalu bisa berada di tengah-tengah masyarakat yang dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan dan perkembangan Jabar dan kota Sukabumi ke depan, ” terangnya. (Iyans)

(Penulis: Iyans)