Panwaslu Minta Klarifikasi Pidato Wakil Bupati Purwakarta
Jumat, 02 Februari 2018 | 10 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 258 kali
Panwaslu Purwakarta

PURWAKARTA, Medikomonline  -  Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Purwakarta Ujang Abidin SPdI Mud pada Kamis (1/2/2018) telah memanggil dan meminta  klarifikasi terkait video viral berisi cuplikan pidato Wakil Bupati Purwakarta yang diduga berisi pendomplengan Program Beras Sejahtera (Rastra) untuk bakal calon tertentu.

Pidato Wakil Bupati ini disampaikan pada kegiatan Launching Distribusi Bansos Rastra Gratis oleh Bulog Subdivre II Subang-Purwakarta di halaman Kecamatan Jatiluhur pada Kamis, 25 Januari 2018 lalu.

Panwaslu Purwakarta memanggil pihak-pihak terkait, yaitu Wakil Bupati Dadan K, Camat Jatiluhur Asep Supriatna, dan Bagian Ekonomi Setda Purwakarta Nina Bajri.

Ujang Abidin menegaskan, hasil kajian menyeluruh atas hasil klarifikasi tersebut disimpulkan peristiwa tersebut bukan merupakan pelanggaran pemilu. Hal ini mengingat:

1.      KPU hingga saat ini belum menetapkan satu pun pasangan calon peserta pemilukada Purwakarta 2018. Termasuk untuk Anne Mustika.

2.      Tahap kampanye baru akan dimulai tanggal 15 Februari 2018.

3.      Tidak terpenuhi unsur kampanye baik sisi gambar, nomor urut, maupun ajakan memilih dan mencoblos paslon.

Panwaslukab Purwakarta  mewanti-wanti dan menyampaikan pesan kepada para calon, terlebih yang punya afiliasi kepada petahana agar tidak sekali-kali menggunakan fasilitas negara dan tidak melibatkn ASN saat tahapan kampanye berlangsung nantinya.

“Sanksi bagi pelanggaran tersebut bukan saja kode etik, tapi juga pidana. Hal ini sebagaimana tertuang dalam pasal 69 UU No 1 Tahun 2015 dengan perubahan terakhir UU No 10/2016 Tentang Pemilukada, serta PKPU No 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye,” ucap Ujang.

(Penulis: Daup H-Dadang N/Editor: Mbayak Ginting)