Sarinah Purwakarta, Amunisi Baru Pemenangan PDIP
Jumat, 08 September 2017 | 3 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 22 kali
Lina Yuliani

PURWAKARTA, medikomonline-Satu lagi, organisasi perempuan yang berafiliasi ke PDIP jadi amunisi baru untuk pemenangan kontestasi Pilkada dan Pemilu di Purwakarta dibentuk, Rabu (7/9/2017). Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sarinah Kabupaten Purwakarta, dipimpin oleh Lina Yuliani.

Lina Yuliani mengatakan, Sarinah ini merupakan organisasi sayap partai yang baru dibentuk secara nasional. Walaupun sayap partai, organisasi tersebut terbuka bagi umum yang ingin bergabung untuk kepentingan sosial dan masyarakat.

"Sarinah yang merupakan kelompok pejuang wanita ini akan fokus dalam mewujudkan keluarga sehat fisik dan ekonomi. Karena apabila diawali diawali dengan sehat bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Perempuan yang tercatat sebagai Wakil Rakyat dari PDIP Purwakarta itu.

Lebih jauh, Teh Lina menjelaskan, peran Sarinah nantinya lebih kepada pemberdayaan wanita supaya bisa lebih maju, baik dari sosial maupun ekonominya. "Visi dan misi yang diusung, untuk menciptakan wanita yang berdaya juang tinggi, sejati, mandiri yang bergerak dengan hati nurani," kata Teh Lina.

Sementara, Wakil Ketua DPD Sarinah Jawa Barat, Hj Iis Turniasih mengatakan, adanya sayap baru ini jelas akan menjadi amunisi baru dalam konteks pemenangan PDIP pada Pilkada maupun Pemilu.

"Dengan garapan segmen berbeda, kita optimis kemenangan setiap kontestasi pemilu akan mudah diraih," ujarnya, ditemui di Sekretariat DPC PDIP Purwakarta, di Jalan Siliwangi.

Untuk itu, guna meningkatkan kemampuan dan daya juang wanita di era globalisasi, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat kukuhkan pengurus komunitas juang Sarinah tingkat Jabar. Termasuk Purwakarta.

Anggota DPRD Provinsi Jabar itu juga menjelaskan, diambilnya nama Sarinah karena wanita merupakan sosok yang memiliki hati bersih dan penyayang. Sarinah merupakan seorang wanita yang mengasuh dan membesarkan Soekarno (Presiden RI pertama). Sarinah pula yang mengajarkan Soekarno menjadi manusia yang mengerti arti penting rakyat.

"Nama Sarinah begitu lekat di benak Soekarno, sehingga kami pun terinspirasi untuk menggunakan namanya menjadi sebuah nama komunitas juang kami (Sarinah)," demikian Bu Iis.

(Daup H)