Camat Hatta Direja Buka Bimbingan dan Pelatihan Calhaj KBIH Al-Amanah Tugu Lelea
Senin, 03 Desember 2018 | 7 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 57 kali
Camat Lelea Indramayu Hatta Direja S STP (kanan) membuka bimbingan dan pelatihan manasik haji. (Foto: Yonif)

 

Camat Lelea Indramayu Hatta Direja S STP membuka bimbingan dan pelatihan manasik haji. (Foto: Yonif)

INDRAMAYU, Medikomonline.com - Memasuki musim haji tahun 2019, KBIH Al-Amanah Tugu Lelea Indramayu menggelar bimbingan dan pelatihan manasik haji tingkat dasar bagi calon jamaah haji musim haji 2019, Minggu (2/12/2018). Bimbingan dan Pelatihan Manasik Haji (PMH)  tersebut dibuka Camat Lelea Indramayu Hatta Direja S STP. 

Ketua penyelenggara bimbingan dan pelatihan (Bimpel) manasik haji KBIH AL-Amanah Tugu Lelea Drs H Ridwan Sadeli dalam laporannya mengungkapkan,  pelaksanaan Bimpel manasik haji ini wajib dilaksanakan bagi setiap calon jamaah haji. Bimpel ini dimaksudkan agar mereka lebih memahami tentang bagaimana pelaksanaan ibadah haji.

Menurut Ridwan, apa yang diajarkan pada Bimpel ini, pasti akan ditemui pada saat pelaksanaan ibadah haji di Makkah. Bimpel manasik haji ini akan berlangsung mulai sejak 2 Desember 2018 hingga 10 Maret 2019.

Pada bagian lain ia menjelaskan, pada tahun ini jamaah haji yang tergabung dalam KBIH Al-Amanah Tugu Lelea sebanyak 127 orang  berasal dari 7 kecamatan dengan rincian Laki-laki 56 orang dan perempuan 71 orang.  

Jamaah haji ini berasal dari Kecamatan Lelea 35 orang, laki-laki 17 perempuan 18;  Kecamatan Cikedung 24 orang, laki-laki 11 perempuan 13; Kecamatan Terisi 32 orang, laki-laki 16 perempuan 16; Kecamatan Losarang 15 orang, laki-laki 7 perempuan 8;  Kecamatan Widasari 6 orang, laki-laki 3 perempuan 3; Kecamatan Cantigi 2 orang, laki-laki 1 perempuan 1; Kecamatan Kroya 2 orang, laki-laki 1 perempuan 1.  

Di tempat yang sama, Ketua KBIH Al-Amanah Tugu Lelea Indramayu H Zaenal Arifin mengungkapkan,  pelaksanaan manasik haji untuk tahun ini ada percepatan jadwal dari biasanya termasuk pasporan haji pun dipercepat. "Setelah pembukaan ini, Kamis (6/12/2018) untuk 100 orang sudah mulai pasporan," tandasnya. 

Dijelaskan, dalam pelatihan manasik haji ini sejumlah materi bakal disampaikan, antara lain tentang tauhid atau aqidah akhlaq. Selain itu tentang Tayammum dan solat didalam pesawat tidak lepas dari materi tersebut. 

H Arifin yang juga Kuwu Desa Tugu Kecamatan Lelea itu mengatakan, materi lainnya yang akan disampaikan yakni tentang haji dan umroh serta mengenal budaya Arab serta praktek memakai baju ihrom, praktek towaf dan umroh. "Kita tidak cukup memberikan teori, tetapi praktek lapangan juga kita berikan kepada para calon jamaah haji," terangnya. 

Sementata itu Camat Lelea Hatta Direja S STP dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan ibadah haji ini adalah wajib dilaksanakan bagi setiap orang yang mampu dan mempunyai keniatan untuk melaksanakan ibadah haji. 

Ia menggambarkan tidak sedikit yang terjadi di tengah-tengah  masyarakat, banyak orang yang mampu dengan gelimang harta tetapi karena dalam hatinya tidak ada keniatan, maka yang terjadi mereka tidak akan pernah berangkat haji karena pada dirinya tidak tertanam niat yang dalam.

Oleh karenanya menurut Hatta Direja, para calon jamaah haji ini  patutlah bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. 

 

Hatta menambahkan, ibadah haji itu selain ibadah yang langsung berhubungan dengan sang Khaliq, juga setiap jamaah dituntut agar bisa tahan fisik. 

Oleh karenanya, calon jamaah haji sejak sekarang hendaknya mempersiapkan fisiknya dengan jalan berolah raga, dan menjalankan pola hidup sehat. "Saya berharap mulai saat ini calon jamaah haji agar menjaga kondisi tubuhnya dengan baik, sehingga pada saatnya nanti bisa melaksanakan seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji dengan baik dan benar," tandasnya.

(Penulis: Yonif/Editor: Mbayak Ginting)