A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
PLN  Rayon Garut Kota Sunat Massal 100 Anak
Selasa, 19 Desember 2017 | 6 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Sebanyak 100 anak mengikuti  sunatan massal di halaman PLN Rayon Garut Kota. (foto: Engkus/medikomonline)  

GARUT, Medikomonline.com - Sebagai wujud kepedulian sosial, PT PLN  Rayon Garut Kota kembali menggelar sunatan massal. Sebanyak 100 anak yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Garut mengikuti  sunatan massal di halaman PLN Rayon Garut Kota, Selasa (19/120 2017.

Ketua Panitia Sunatan Massal H Asep Tata mengatakan, sunatan massal ini bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Lazis PT PLN Distribusi Jawa Barat. Untuk sunatan massal kali ini melibatkan tak kurang dari 20 tenaga medis. Semuanya dari Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Lazis PT PLN Distribusi Jawa Barat.

Asep menjelaskan, sunatan massal merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian PT PLN  Rayon Garut Kota terhadap lingkungan sekitar, agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa melaksanakan sunatan massal.

“Anak laki-laki yang beragama Islam sifatnya wajib dikhitan. Mudah-mudahan anak yang telah dikhitan hari ini dapat menjadi anak yang shaleh, berguna untuk kedua orang tuanya, agama dan bangsa,” ungkap Asep.

Salah satu orang tua yang anaknya disunat massal, Amung (50), warga Kecamatan Tarogong Kidul yang berkerja sebagai buruh serabutan, sangat  berterima kasih kepada pihak PLN Rayon Garut Kota dan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Lazis PT PLN Distribusi Jawa Barat. “Yang telah menyunati anak kami  bernama Paujan ( 3), anak ke lima secara gratis. Semoga amal baiknya dibalas oleh Alloh,” ungkap Amung.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)