15 Tahun Medikom
Sabtu, 04 November 2017 | 1 Bulan yang lalu

Oleh Dadan Supardan

(Wartawan Medikom)

 

Sungguh tak terasa. Pada 2 November 2017 ini kami sudah 15 tahun menemani pembaca. Nyaris tanpa jeda. Namun terasa sekelebat saja. Dalam kurun waktu itu, kami turut memberi warna. Seperti dipesankan salah seorang pendiri Koran Medikom almarhum Yahya Siregar, Medikom harus jadi payung kesejahteraan dan mampu memberikan pencerahan dalam dinamika kehidupan, khususnya di Jawa Barat.

   Oleh karena itu, momen ulang tahun ke-15 harus menjadi spirit untuk menatap langkah jauh ke depan. Usia 15 tahun menjadi pemompa gairah agar tak kenal lelah terus berkarya dan berkreativitas. Tujuannya, turut andil dalam proses pembangunan, baik lokal maupun nasional.     

   Memasuki usia ke-15 ini, tak ada meriahnya pesta. Kru redaksi sekadar berkumpul bersama. Membongkar tumpeng atau kue sederhana. Lalu merapalkan doa-doa. Intinya, mensyukuri atas segala nikmat yang telah direngkuh selama ini. Selain itu berharap ke depan meraih kemajuan yang signifikan.

   Kami berkumpul, merenung, dan mengevaluasi. Masih banyak yang mesti dibenahi. Apalagi menghadapi tantangan persaingan persuratkabaran yang kian ketat di era dunia maya. Fakta di lapangan menunjukkan, tak sedikit media cetak yang bertumbangan.

   Untuk itu, diperlukan langkah strategis guna mengimbangi. Pembenahan di segala lini terus diupayakan. Terutama, dalam peningkatan kualitas SDM yang akan paralel dengan peningkatan kualitas media itu sendiri.

   Di antara kami, malah ada juga yang tak menyadari telah membangun kebersamaan hingga memasuki tahun ke-15. Lantaran, menyatukan visi dan persepsi dalam kurun waktu relatif panjang bukan perkara enteng. Tetapi kita sadar penuh bukan saatnya untuk berbesar diri hanya dengan telah mampu bertahan. Karena, membangun dan mengembangkan jauh lebih sulit dari sekadar bertahan.

   Jadi, tak ada waktu untuk berpongah ria. Tak boleh akrab dengan leha-leha. Sebab, terus diperlukan upaya keras dan cerdas agar Medikom bertengger sebagai koran mingguan terbesar di Jawa Barat. Sebuah obsesi yang harus tergapai.

   Tak lupa di momen bersejarah ini, redaksi menyampaikan salam hormat dan rasa terimakasih kepada segenap narasumber dan kontributor. Bagaimanapun, tanpa sumbangsih pemikiran, gagasan, dan kajiannya, Medikom tak akan penuh warna. Berkat para narasumber dan kontributorlah Medikom tampak gegap gempita. Semoga Allah membalasnya sebagai amalan kebaikan.

   Begitupun kepada segenap relasi dan pelanggan Koran Medikom, kami sampaikan terimakasih yang tak terhingga atas jalinan kemitraannya selama ini. Kami menyadari, tanpa pelanggan eksistensi kami tak akan terjaga. ***

(Dadan Supardan)