Depo Jamu Leles Banyak Diminati Masyarakat
Sabtu, 27 Oktober 2018 | 1 Bulan yang lalu

Penulis : Erni Resmiawati, Mahasiswa Universitas Garut

Sudah 3 tahun, Ikhsan, seorang pemuda dari Padang, Sumatera Barat memulai bisnis bersama kakaknya dengan membuka depo jamu dari produk Sido Muncul di daerah Leles, Garut Jawa Barat, depan Alun-alun Leles. Diawali dengan mempelajari tentang jamu dari mulai khasiat, cara membuat jamu dan lain hal.

“Di daerah Leles itu jarang ada pedagang depo jamu, sehingga kami ingin mengembangkan jamu yang merupakan obat tradisional Indonesia yang diyakini masyarakat dalam hal pengobatan. Serta di sini kami menyediakan jamu yang berupa siap saji, karena orang di zaman sekarang serba ingin instan,“ ujar Ikhsan.

Penghasilan yang diperoleh yaitu sekitar 500.000 per hari. Walaupun setelah dihitung-hitung masih lebih banyak keluar modal, tetapi dalam usaha semua mulai dari awal dan bertahap. Harga jual di depo jamu ini mulai dari harga 10.000 s/d 25.000. Dibuka dari jam 09.00-23.00.

Biasanya konsumen yang datang itu para orang tua yang memerlukan kesegaran untuk dirinya setelah meminum jamu dari lelah bekerja. Pada sore hari sampai malam, depo jamu biasanya ramai karena mereka yang pulang bekerja rata-rata membeli jamu pegal linu, masuk angin, stamina dan sebagainya untuk membuat bugar di esok hari. Dengan tempat yang strategis di pinggir jalan menjadikan konsumen lebih mudah untuk membeli jamu.

Kebanyakan orang tidak suka meminum jamu karena beranggapan jamu itu pahit dan lain sebagainya. Tetapi hal itu bagaimana dari cara penyeduhannya. Rata-rata di sini jamu dicampur dengan telur ayam, madu, beras kencur yang diaduk secara merata. Jamu seperti ini dapat menambahkan khasiatnya seperti menambah stamina tubuh.

Depo jamu produk Sido Muncul ini banyak diminati oleh konsumen dengan tempat yang nyaman pula, sehingga konsumen bisa menikmati jamu-jamu.  

(Erni Resmiawati, Mahasiswa Universitas Garut )