Loading

Dikepung Covid-19, Kecamatan Cibitung Berlakukan PPKM Darurat dari Tingkat RT


Penulis: IthinK
22 Hari lalu, Dibaca : 91 kali


Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Daddy Rohanady (kedua kiri). dan H Achdar Sudrajat (kedua kanan) mengunjungi Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

BANDUNG, Medikomonline.com - Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi dikepung covid-19. PPKM Darurat diberlakukan Kecamatan Cibitung mulai dari tingkat RT.

Demikian disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady pada hari Jumat (09/07/2021) melalui telefon genggamnya.

Kecamatan Cibitung terdiri dari 7 kelurahan/desa, yakni Cibuntu, Kertamukti, Muktiwari, Sarimukti, Sukajaya, Wanajaya, dan Wanasari. Jumlah penduduknya sekitar 300.000 jiwa. Mereka yang terpapar covid-19 adalah 467 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa pandemi belum akan berakhir.

"Menurut Keterangan Pak Camat, karena hasil pemeriksaan PCR masih lambat, maka angka hasil pemeriksaan dengan swab antigen dianggap sebagai hasil PCR. Keterbatasan pelayanan labkesda kedodoran karena banyaknya yang diperiksa sehingga hasil swab menjadi lambat. Langkah yang diambil bertujuan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Khusus di Desa Warnasari saja jumlah warga yang positif covid-19 adalah 249 orang, Desa Wanajaya 209," kata Daddy.

Semua data dari kecamatan ini sudah terintegrasi di dalam Pikokabsi. Memang ada data sandingan dari Polres Metro Bekasi, tetapi angkanya tidak bereda jauh. Mungkin karena selisih waktu input saja.

Sementara itu, Anggota Komisi IV Achdar Sudrajat menyatakan, "Kali Sadang yang melintasi Kecamatan Cibitung membutuhkan penanganan semacam BKT karena ada 11 titik banjir. Selain itu, sampah juga kerap kali menumpuk."

Achdar mengatakan, sebenarnya ada contoh Bank Sampah di Perumahan Bekasi Regency II Desa Wanasari yang sudah 4 tahun berjalan. Kecamatan Cibitung membutuhkan bantuan Pemprop Jabar untuk menyediakan incenerator mini.

Kecamatan ini bisa dijadikan pilot projek untuk penanganan sampah oleh masyarakat. Dengan demikian, sebagian sampah bisa ditangani di hulu agar tidak semuanya harus ke TPA atau TPPAS Regional.

Tag : No Tag

Berita Terkait