Reporter: Ganda TB
7 Jam lalu, Dibaca : 53 kali
CIMAHI, Medikomonline – Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) menggelar puncak penganugerahan Cimahi Motekar Awards (ChiMa) 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Kamis (8/10/2026).
Ajang
tahunan tersebut menjadi ruang apresiasi sekaligus pemacu bagi perangkat
daerah, aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, hingga unit pelayanan
publik untuk menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Penyelenggaraan
ChiMa 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cimahi memperkuat
ekosistem inovasi, tata kelola pemerintahan yang responsif, serta membangun
budaya inovasi di berbagai sektor. Tahun ini merupakan pelaksanaan keenam ChiMa
sejak pertama kali digelar pada 2021.
Wali
Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, inovasi pelayanan publik dan tata kelola
pemerintahan bukan sekadar tren, melainkan menjadi bagian penting dalam menghadirkan
pelayanan yang responsif, transparan, dan efisien.
“Inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan bukanlah sekadar tren,
melainkan pilar utama dalam menghadirkan pelayanan prima yang responsif,
transparan, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Ngatiyana.
Komitmen
tersebut tercermin dari peningkatan capaian inovasi Kota Cimahi. Pada 2026,
sebanyak 305 usulan inovasi berhasil dihimpun, dengan 207 inovasi di antaranya
dikirimkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti Innovative
Government Awards (IGA). Jumlah tersebut meningkat 21 persen dibandingkan 2025
yang mencapai 171 inovasi, atau bertambah 36 inovasi.
Sementara
itu, nilai Indeks Kematangan Inovasi (berdasarkan hasil penilaian mandiri)
meningkat dari 84,5 menjadi 91,16 atau naik 7,9 persen. Capaian tersebut
menjadi modal bagi Kota Cimahi untuk mengejar target masuk 10 besar nasional
dalam IGA 2026. Namun, pemerintah daerah tetap menempatkan kualitas dan dampak
inovasi sebagai perhatian utama, bukan semata mengejar jumlah inovasi.
“Dengan modal kematangan ini, target Kota Cimahi untuk menembus 10 besar di
antara kota-kota lainnya pada IGA 2026 semoga dapat kita wujudkan bersama,”
kata Ngatiyana.
ChiMa Awards 2026 juga mengalami pengembangan melalui enam kelompok kompetisi,
yakni perangkat daerah, UPTD/BLUD/Puskesmas/Kelurahan, guru dan tenaga
pendidik, Janji Politik Terinovatif, ASN laki-laki terinovatif, serta ASN
perempuan terinovatif. Penetapan 18 finalis dilakukan melalui formulasi
penilaian yang mempertimbangkan kontribusi inovasi terhadap keseluruhan inovasi
kota dan tingkat kematangan inovasi.
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, ChiMa 2026 juga diintegrasikan dengan
pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) untuk mendukung keikutsertaan Kota
Cimahi pada IGA. Dengan demikian, kompetisi tidak hanya menjadi ajang
penghargaan, tetapi turut mendorong kontribusi inovasi terhadap capaian
pembangunan daerah.
Ke
depan, BAPPERIDA merekomendasikan penguatan regulasi inovasi melalui payung
hukum yang lebih kuat, peningkatan inovasi dari level teknis menuju program dan
strategi kebijakan yang berdampak sistemik, serta integrasi inovasi dengan
cascading pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).
“Inovasi harus ditingkatkan ke level program dan strategi agar dampaknya
dirasakan langsung pada kesejahteraan publik,” tegas Ngatiyana.
Melalui ChiMa Awards 2026, Pemkot Cimahi menegaskan bahwa inovasi tidak
berhenti pada kompetisi dan penghargaan. Inovasi diarahkan menjadi bagian dari
cara kerja pemerintahan serta instrumen untuk menghasilkan pelayanan publik dan
pembangunan daerah yang semakin berdampak bagi masyarakat.
Berikut para pemenang ChiMa Award Tahun 2026 :
KELOMPOK PESERTA 1 : Juara I Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Juara II Dinas
Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Juara III Dinas Kependudukan Dan Pencatatan
Sipil Kota Cimahi
KELOMPOK
PESERTA 2 (Pusat Kesehatan Masyarakat/Unit Pelaksana Teknis Daerah/ Badan
Layanan Umum Daerah/Kelurahan) : Juara I UPTD Puskesmas Melong Tengah Kota
Cimahi, Juara II UPTD Puskesmas Cimahi Utara Kota Cimahi, Juara III UPTD Cimahi
Techno Park.
KELOMPOK
PESERTA 3 (Guru Dan Tenaga Pendidik) : Juara I Lucky Taufik Sutrisno, S.Pd.,
M.Pd. dari SDN Baros Mandiri 4 Kota Cimahi, Juara II Yuni Arisandi Sanmas,
S.Pd., Mce., Zahra Aisyah Sofwah, Aqillah Aradea Erwita Putri dari SMP Plus
Nurul Aulia Kota Cimahi, Juara III Sandi Sopandi, S.Pd., M.Pd. dari SDN
Rancabentang 3 Kota Cimahi.
KELOMPOK PESERTA 4 (Janji Politik Terinovatif) : Juara I Dinas Lingkungan Hidup
Kota Cimahi, Juara II Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak,
Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Cimahi, Juara III Dinas
Pendidikan Kota Cimahi.
KELOMPOK PESERTA 5 (ASN Laki laki Terinovatif) : Juara I drh. Muhammad Faiz
Labib, Juara II drh. Irfan Fazar Ramadhan, Juara III Riko Aldi, A.Md.Kep.
KELOMPOK PESERTA 6 (ASN Perempuan Terinovatif) : Juara I RATNA MANIK, S.Keb,
Juara II dr. Ruth Risnianthy (In Memoriam), Juara III Mira Nurmeita Gantini,
S.P., M.P.*
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back