Loading

INDRAMAYU GENAP BERUSIA 499 TAHUN, TENGOK APA SAJA PRESTASI BUPATI LUCKY HAKIM


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
15 Jam lalu, Dibaca : 36 kali


Bupati dan Wakil Bupati pada peringatan hari jadi Indramayu ke-499 tahun 2026 (Yonif-Medikom)

INDRAMAYU GENAP BERUSIA 499 TAHUN, TENGOK APA SAJA PRESTASI BUPATI LUCKY HAKIM

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Tanggal 7 Oktober 2026 Kabupaten Indramayu genap berusia 499 tahun atau menjelang lima abad. Pada puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Indramayu tahun 2026 digelar Sidang Paripurna Istimewa DPRD Indramayu, yang dipimpin Ketua DPRD Indramayu, Dra Hj Nurhayati MPdI. 

Hadir Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wabup H Syaefudin, beserta forkopimda serta para kepala dinas, camat, hingga para kuwu (kepala desa). 

Tampak hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, para kepala daerah tetangga, anggota DPR RI, anggota DPRD Jawa Barat, mantan bupati, dan tokoh masyarakat lainnya. 

Sebelum mengikuti acara di DPRD Indramayu ini, Bupati Indramayu beserta pejabat lain terlebih dahulu mengikuti Kirab Tunggul Pataka, dari Pendopo Kabupaten menuju DPRD Indramayu. Bupati beserta pejabat lain menaiki becak, disambut kemeriahan warga di sepanjang jalan. 

Bupati Indramayu Lucky Hakim, dalam sambutannya mengungkapkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih Kabupaten Indramayu di usianya yang ke-499 tahun 

Menurutnya, di bidang tata kelola pemerintahan, Indramayu masuk peringkat 5 nasional dan peringkat 3 Jawa Barat dengan predikat kinerja tinggi.

Kemudian di sektor pangan, Indramayu tetap menjadi salah satu lumbung padi utama dengan produksi sekitar 1,7 juta ton per tahun.

Sementara dari sektor perikanan, produksi Indramayu mencapai 528.873,80 ton, atau sekitar 33,99 persen dari total produksi perikanan Jawa Barat.

“Angka stunting juga turun cukup signifikan, dari 18,4 persen pada 2023 menjadi 9,8 persen pada 2024,” papar Lucky. 

Namun demikian dibalik keberhasilan tersebut, Lucky Hakim sendiri mengakui masih ada ketimpangan. Indramayu punya ini tanah yang subur, minyak dan gas, laut yang panjang, serta potensi ekonomi yang besar. Tetapi menurut dia, masih banyak warga yang hidup dalam keterbatasan.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan juga mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

IPM Indramayu pada 2025 berada di 71,58, tingkat pengangguran terbuka 6,47 persen, sementara angka kemiskinan masih 11,02 persen. Artinya, perjalanan menuju 500 tahun Indramayu bukan hanya soal mencatat prestasi.

“Persoalannya bukan terletak berapa banyak produksi padi. Bukan hanya soal investasi yang masuk. Tetapi tentang satu pertanyaan yang jauh lebih penting bagaimana agar masyarakat Indramayu hidupnya semakin sejahtera dan berkurangnya angka pengangguran di Indramayu,” tandas Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.*** (Hyf)

EDITOR : YONIF

Tag : No Tag

Berita Terkait