Reporter: Ganda TB
1 Hari lalu, Dibaca : 40 kali
CIMAHI, Medikomonline – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Cimahi menyalurkan Bantuan Pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras dan minyak goreng kepada puluhan ribu warga penerima manfaat di Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Kamis 9 April 2026.
Pemberian bantuan
diserahkan langsung oleh Asisten Pemerintahan Umum Sekda Kota Cimahi, Mohammad
Ronny mewakili Wali Kota Cimahi.
Dalam sambutanya Ronny
mengatakan, kehadiran Pemerintah dalam menjamin kebutuhan pangan masyarakat,
menjadi prioritas utama, terutama bagi kelompok rentan. Program CPP ini
merupakan instrumen strategis negara dalam mengantisipasi potensi kerawanan
pangan, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika
ekonomi.
Penyaluran
cadangan pangan ini bertujuan, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta
mencegah terjadinya kerawanan pangan. Ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran
pemerintah dalam melindungi masyarakat.
Ronny menambahkan,
bantuan yang disalurkan mencakup total 827,740 kilogram beras, dan 165,548 liter
minyak goreng untuk 41.387 penerima bantuan pangan (PBP) di Kota Cimahi. Setiap
penerima memperoleh 10 kilogram beras, dan 2 liter minyak goreng per bulan,
yang disalurkan sekaligus untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.
Program ini
merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Pangan
Nasional yang menugaskan, Perum Bulog untuk menyalurkan cadangan pangan ke
daerah. Dalam pelaksanannya, Pemkot Cimahi bekerja sama dengan berbagai pihak,
mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa
Barat, Bulog, Forkopimda hingga mitra distribusi logistik.
Ronny menekankan,
bantuan pangan ini tidak hanya ditujukan untuk beban pengeluaran rumah tangga,
tetapi juga sebagai langkah pengendalian Inflasi daerah. Dengan ketersediaan
bahan pokok yang terjamin diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga. Dan
program ini diharapkan mampu mengurangi tekanan ekonomi masyarakat, menjaga
stabilitas harga, sekaligus melindungi produsen dan konsumen.
Wakil Pemimpin
Perum Bulog Kantor Cabang Bandung, Ratih Rachmawati mengatakan, ketersediaan
stok beras dalam kondisi aman. Ia menyebut saat ini, Bulog tengah memanfaatkan
momentum panen untuk memperkuat cadangan pangan.
“Pada bulan bulan
ini stok justru meningkat. Kami memanfaatkan masa panen untuk menambah cadangan
gabah dan beras. Saat ini, cadangan pangan kami cukup untuk memenuhi kebutuhan
hingga 10 sampai 11 bulan ke depan,” tuturnya.
Dari sisi kualitas,
Ratih menegaskan, beras yang disalurkan kepada masyarakat merupakan beras
medium, dengan standar mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Selain penyaluran
bantuan, Bulog juga membuka peluang intervensi pasar melalui program stabilisasi
pasokan dan harga pangan (SPHP).
“Program tersebut
akan dijalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah Kota Cimahi, termasuk
melalui gerakan pangan murah untuk menjaga keterjangkauan harga di tingkat Masyarakat,”
ujar Ratih. (Ganda Tb)
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back