Loading

GEDUNG SD NEGERI 2 TUGU SLIYEG INDRAMAYU AMBRUK, TAK TERJAMAH PEMBANGUNAN SEJAK 1976


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
11 Jam lalu, Dibaca : 34 kali


Ambruk: Bupati Lucky Hakim di dampingi Kadis Dikbud H Caridin, dan Camat Sliyeg Opik Hidayat, meninjau SDN Tugu 2 yang ambruk, Kamis, (23/7/2026) (Yonif-Medikom)

GEDUNG SD NEGERI 2 TUGU SLIYEG INDRAMAYU AMBRUK, TAK TERJAMAH PEMBANGUNAN SEJAK 1976

Jumat, 24 Juli 2026 | Pukul: 16:41 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Sedih bercampur amarah, barangkali itulah yang pantas diungkapkan melihat kejadian ambruknya Bangunan salah satu ruang kelas di SDN 2 Tugu Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu pada Kamis, 23 Juli 2026 sore. 

Ambruknya bangunan tersebut, disinyalir karena sudah puluhan tahun tidak pernah mendapat perhatian untuk dilakukan perbaikan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena aktivitas belajar mengajar telah dipindahkan sebelum bangunan roboh.

Kejadian yang berdampak pada dua ruang kelas di sekitarnya itu, sehingga terpaksa dikosongkan demi menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung lokasi kejadian didampingi Kepala Dinas Pendidikan H Caridin, Camat Sliyeg, Opik Hidayat, pihak sekolah, unsur TNI/Polri, dan pemerintah desa. Ia menilai kondisi bangunan sekolah sudah sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan para siswa.

Menurut Lucky, ruang kelas tersebut bahkan masih digunakan hingga bulan lalu meski mengalami kerusakan berat. Ia mengapresiasi langkah pihak sekolah yang lebih dahulu memindahkan kegiatan belajar sehingga tidak menimbulkan korban saat bangunan akhirnya roboh.

Lucky mengakui Pemerintah Kabupaten Indramayu saat ini belum memiliki anggaran untuk melakukan revitalisasi secara mandiri karena keterbatasan anggaran. Karenanya ia berharap ada sentuhan dari pemerintah pusat untuk memberikan bantuan.

“Saya memohon kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah kiranya dapat memberikan bantuan untuk revitalisasi pembangunan sekolah dasar di kabupaten Indramayu,” kata Lucky.

Sementara itu, Guru UPTD SDN 2 Tugu, Arif Budiman, mengatakan bangunan yang roboh itu, berdiri sejak sekira tahun 1976 dan belum pernah memperoleh perbaikan sama sekali. Kondisi bangunan yang semakin rapuh akhirnya menyebabkan atap dan struktur ruang kelas ambruk pada Kamis sekitar pukul 17.00 WIB.

“Kami berharap pembangunan segera direalisasikan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman, nyaman, sehingga tidak mengkhawatirkan keselamatan siswa maupun guru,” tuturnya.***(Hyf)

EDITOR : YONIF 



Tag : No Tag

Berita Terkait