Loading

2026 Kota Sukabumi Targetkan Penurunan Stunting Jadi 16%


Reporter: Soni Johari
2 Hari lalu, Dibaca : 45 kali


Ida Halimah

SUKABUMI, medikomonlinePemerintah kota Sukabumi berupaya menekan stunting melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Hal itu mengemuka pada kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan sosialisasi program Sipaling Berseri di kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Jalan Surya Kencana Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Selasa 6/1/2026. Hadir pada saat itu, Wakil Wali Kota Sukabumi dan OPD, Kadis Kesehatan, dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Ida Halimah menyampaikan tahun 2026 ini ada program proritas terutama dengan penurunan stunting. Ada perhatian khusus kepada balita yang kurang dari dua tahun dengan intervensi dalam bentuk pemberian susu.

“Kemudian kita akan evaluasi setelah diintervensi minimal 6 bulan. Bagaimana pertumbuhan balita setelah diintervensi. Diukur tinggi dan berat badannya. Jika berhasil kembali normal maka dinyatakan lolos,” ujar Ida.

Dikatakan, pada tahun 2026 ini stunting jadi indikator kinerja kepala daerah. Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya agar tidak timbul lagi stunting baru. Dalam hal ini ibu hamil (bumil) dalam kondisi kurang energi menjadi sasaran intervensi.

“Misalkan ada bumil kondisi kehamilan 3 bulan, kita intervensi selama 6 bulan. Maka pada saat melahirkan itu tidak akan melahirkan bayi dalam kondisil berat bayi rendah. Ketika sudah diintervensi maka lahirnya normal karena bayi berat lahir rendah berpotensi mengarah pada gizi buruk atau ujung-ujungnya stunting,” ungkapnya.

Pada 2026, Ida menargetkan penurunan stunting dari 19,7% menjadi 16%. (Soni Johari)

 

Tag : No Tag

Berita Terkait