Loading

Bupati KBB Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama 1 Pejabat Administrator dan 17 Jabatan Funsional 23 Kepala Sekolah


Reporter: Fauzi K
11 Jam lalu, Dibaca : 46 kali


Bupati KBB Jene Richis Ismail saat pengambilan sumpah dalam pelantikan 2 petabat tinggi pratama satu pejabat administrator dan pejabat fungsional, Senen 27/04/2026.

BANDUNG BARAT, medikomonline – Bupati Bandung Barat Jeje Richis Ismail resmi lantik 2 pejabat tinggi pratama Kepala Ispektorat KBB Yadi Azhar menggantikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hendra Trismayadi dan Hendra Trismayadi menjadi Kepala DPMPTSP, Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Astrina menjadi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Senin (27/4/2026). Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.

Pekantikan ini menindaklanjuti dari hasil rekomendasi Kemendagri untuk pelantikan pejabat tinggi pratama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ke Kemendagri sekaligus sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi dan peningkatan kinerja aparatur daerah di KBB.

Rotasi dan pengangkatan ini merupakan langkah konkret untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Jeje menegaskan pentingnya adaptasi cepat bagi para pejabat yang baru dilantik agar segera berbenah untuk bekerja lebih cepat di tempat baru. Masyarakat memunggu bukti kinerja yang nyata dan maksimal dan harus pro ke masyarkat.

Menurut Wakil Bupati Asep Ismail seluruh pejabat yang dilantik harus segera menyesuaikan diri dengan tugasnya masing-masing sesuai dengan tuposinya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta harus memberi suritauladan buat bawahan dan masyarakat dan  koordinasi antar perangkat daerah harus terjaga dengan baik.

Lanjut Asep masih ada lima jabatan kepala dinas setingkat eselon II yang belum terisi, dan harus segera terisi. Posisi tersebut mencakup Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Bapenda, Dinas Pendidikan, dan Inspektorat.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemkab Bandung Barat akan segera membuka seleksi terbuka (open bidding) yang dikoordinasikan oleh BKPSDM sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selain jabatan eselon II, sejumlah posisi eselon IIIb dan IVa dan IVb juga masih belum terisi. Proses pengisian dipastikan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kompetensi dan profesionalitas calon pejabat yang akan mengisinya,” ungkapnya.,

 

 


Tag : No Tag

Berita Terkait