Reporter: Ganda TB
21 Jam lalu, Dibaca : 52 kali
CIMAHI, Medikomonline – Dalam rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 serta Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2027, Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira menyampaikan adanya defisit pada proyeksi tahun depan.
Hal tersebut diketahui dari KUA dan
PPAS 2027 yang dibeberkan Adhitia Yudisthira. Lewat penjelasannya, ia menyebut
proyeksi pendapatan daerah di angka Rp1,359 triliun, sedangkan rancangan
belanja mencapai Rp1,395 tiliun.
Dengan demikian, kata Adhit akan
terjadi defisit sebesar Rp36.04 miliar pada 2027 mendatang.
Namun ia menegaskan bahwa defisit
yang terjadi bukan karena kelemahan fiskal. Justru dengan mantap ia menyebut
defisit merupakan sebuah pilihan yang diambil pihaknya dengan tujuan agar
pembangunan tetap berjalan.
Referensi Geografis
Untuk menutupi kekurangan anggaran
tersebut, pemerintah kota
menurutnya akan mengambil langkah pemanfaatan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran) dan pinjaman daerah.
Untuk menjawab kekhawatiran akan
konsekuensi dari pijaman daerah terhadap fiskal, Adhit menyebut pihaknya akan
secara terukur mengelola pinjaman tersebut.
“Pinjaman daerah juga tidak
digunakan untuk belanja konsumtif, tetapi untuk program strategis jangka
panjang yang meningkatkan daya saing Kota Cimahi,” tandasnya.
Beberapa target pembangunan juga
dibeberkan Wakil Wali Kota dalam Paripurna tersebut. Di antaranya pertumbuhan
ekonomi Cimahi antara 5,81 sampai 6,51 persen.
Ekonomi
Target makro lainnya yakni tingkat
pengangguran terbuka 7,9 sampai 8,51 persen, penduduk miskin 3,16 sampai 3,49
persen, serta rasio gini 0,362 hingga 0,376.
“Semua indikator itu harus
diwujudkan melalui kebijakan anggaran
yang berkualitas,” tegasnya.
Dipenghujung sambutannya, ia
menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan pengawalan DPRD Kota Cimahi atas
tata kelola keuangan daerah yang akuntabel.
“Kami berharap pembahasan KUA dan
PPAS 2027 menjadi momentum menghasilkan APBD yang lebih produktif, efisien,
responsif, dan berdampak bagi masyarakat,” tutupnya.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back