Penulis: Emi
11 Hari lalu, Dibaca : 71 kali
SUMEDANG, Medikomonline.com -Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Pemerintah Kabupaten Majalengka membuka lembaran baru kerja sama lintas daerah dengan visi yang sama: membangun tata kelola pemerintahan berbasis data atau data-driven government.
Pertemuan kedua daerah yang digelar di Command Center Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (18/11/2025), menghadirkan diskusi intens tentang integrasi data, interoperabilitas layanan publik, hingga peluang kolaborasi strategis pada sektor-sektor prioritas.
Pertemuan ini menjadi penanda bahwa tantangan pemerintahan modern tidak bisa lagi diselesaikan secara parsial. Sumedang yang telah lebih dulu dikenal sebagai salah satu daerah pionir digital government di Jawa Barat, berbagi pengalaman terkait pembangunan command center, integrasi data sektoral, serta implementasi Satu Data.
Majalengka pun datang dengan komitmen kuat untuk mempercepat transformasi digital, khususnya dalam layanan dasar dan perencanaan pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, Sumedang memaparkan bagaimana pemanfaatan data lake, dashboard sektoral, dan algoritma analitik telah membantu meningkatkan akurasi kebijakan, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, dan percepatan pelayanan publik. Majalengka mengapresiasi sekaligus menyiapkan langkah serupa yang disesuaikan dengan kebutuhan lokalnya.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa era baru pemerintahan menuntut setiap kebijakan berbasis fakta yang real-time, bukan sekadar asumsi.
“Kami percaya masa depan pemerintahan ditentukan oleh bagaimana kita membaca data dan membuat keputusan secara cepat. Kolaborasi antar daerah menjadi kunci agar transformasi ini berjalan lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Majalengka Herman Suherman menilai Sumedang sebagai salah satu laboratorium tata kelola digital yang paling berhasil di daerah.
Pihaknya menegaskan bahwa Majalengka ingin memperkuat kapasitas digital daerah, terlebih berkembangnya kawasan strategis seperti BIJB Kertajati, Aerocity, hingga kawasan industri baru.
“Kami datang bukan hanya belajar, tetapi membangun kemitraan yang saling menguatkan. Pemerintahan berbasis data hanya akan berhasil jika kita membuka kolaborasi,” pungkasnya.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back