Loading

Bimbingan Teknis dan Konseling: Sinergi Universitas Indraprasta PGRI dengan Dinas Pendidikan dan PGRI Cabang BI Limbangan Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan


Penulis: A. Rohman
14 Jam lalu, Dibaca : 42 kali


Bimbingan Teknis dan Konseling: Sinergi Universitas Indraprasta PGRI dengan Dinas Pendidikan dan PGRI Cabang BI Limbangan Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan

GARUT, Medikomonline.com — PGRI Cabang BI Limbangan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Garut menjalin kerja sama dengan Universitas Indraprasta PGRI Jakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Bimbingan dan Konseling. Kegiatan berlangsung di Aula PGRI Cabang BI Limbangan dan diikuti 200 peserta yang merupakan anggota PGRI dari berbagai satuan pendidikan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Indraprasta PGRI Jakarta, Prof. Dr. Sumaryoto, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang diwakili Sekretaris, Korwas, para pengawas pendidikan, serta pengurus PGRI setempat.

 

Ketua PGRI Cabang BI Limbangan, Endang Mustopa S.Pd., M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa bimtek ini digelar untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, yakni kesulitan belajar yang dialami para peserta didik.

 

“Kesulitan siswa dalam belajar harus diatasi dengan pendekatan yang disesuaikan kebutuhan masing-masing anak. Tidak semua alat peraga bisa langsung diberikan, melainkan harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan siswa. Di sinilah peran serta kemampuan guru sangat menentukan,” ujar Endang Mustopa.

 

Ia berharap ilmu yang didapat dari kegiatan ini dapat langsung diterapkan para pendidik di sekolah masing-masing, sehingga pelayanan terhadap peserta didik menjadi lebih baik dan tepat sasaran.

 

Sementara itu, Koordinator Kegiatan sekaligus pengurus PGRI, Asep Ohan Kartino S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penyelenggaraan bimbingan dan konseling ini sangat dibutuhkan di tingkat pendidikan dasar. Tujuannya tak hanya mengatasi masalah perilaku, tetapi menyentuh langsung inti proses pembelajaran.

 

“Bimbingan dan konseling berkaitan erat dengan proses belajar mengajar, termasuk kesulitan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, guru dibekali kemampuan meningkatkan pelayanan agar anak didik merasa aman, nyaman, dan terlindungi saat belajar. Ketika siswa merasa nyaman, perhatian dan fokus mereka akan meningkat,” paparnya.

 

Ia menambahkan, meskipun belum ada panduan khusus yang terpisah, kebutuhan akan bimbingan dan konseling di satuan pendidikan sangat mendesak, mengingat peran guru bukan sekadar mengajar, melainkan juga membimbing perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

 

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas tenaga pendidik, sehingga kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Limbangan dan Kabupaten Garut pada umumnya dapat terus meningkat. Kerja sama antara perguruan tinggi, dinas pendidikan, dan organisasi profesi ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan yang berkesinambungan demi terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, berkualitas, dan menyentuh kebutuhan nyata peserta didik. ( A.Rochman ).

 

 

Tag : No Tag

Berita Terkait