Loading

Hadir Dukung Atlet Disabilitas, Kajari Cimahi Tinjau Langsung Latihan NPCI Jelang Peparda Vii Jawa Barat 2026


Reporter: Ganda TB
20 Jam lalu, Dibaca : 111 kali


Atlet Disabilitas NPCI Kota Cimahi

CIMAHI, Medikomonline – Dukungan terhadap pengembangan olahraga disabilitas terus diperkuat oleh jajaran Kejaksaan melalui berbagai langkah nyata, termasuk di tingkat daerah. Sejalan dengan komitmen Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI melalui program Jaksa Garda Inklusi (JAGAIN), Kejaksaan Negeri Cimahi menunjukkan perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan serta kesiapan atlet disabilitas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Cimahi menjelang Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) VII Jawa Barat Tahun 2026.

Program JAGAIN yang digagas oleh Jamintel, Prof. Dr. Reda Manthovani, merupakan wujud komitmen Kejaksaan dalam mendorong penguatan ekosistem olahraga disabilitas di Indonesia. Program ini mencakup penguatan pendataan atlet, pemantauan perkembangan pembinaan, koordinasi dan advokasi dengan para pemangku kepentingan, serta mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dan dukungan anggaran bagi atlet disabilitas. Melalui program tersebut, Kejaksaan turut mendorong terciptanya kesempatan yang setara bagi atlet disabilitas untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Semangat tersebut turut diwujudkan di wilayah Kota Cimahi. Pada Rabu (04/11/2026), Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Dr. Neneng Rahmadini, S.H., M.H., menerima audiensi Ketua NPCI Kota Cimahi, Asep Mugiana E., S.Pd., beserta sejumlah perwakilan pengurus NPCI di Kantor Kejaksaan Negeri Cimahi. Pertemuan tersebut membahas perkembangan pembinaan atlet, kesiapan kontingen Kota Cimahi, serta berbagai kebutuhan dan dukungan dalam menghadapi PEPARDA VII Jawa Barat Tahun 2026.

Merespons hasil audiensi tersebut, pada Kamis (05/11/2026), Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi menindaklanjuti dengan melakukan peninjauan langsung terhadap latihan atlet panahan NPCI Kota Cimahi di Velodrome Munaip Saleh. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak tujuh atlet panahan tengah menjalani latihan dengan tetap menunjukkan semangat serta kesungguhan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian langsung terhadap proses pembinaan atlet sekaligus memberikan motivasi agar para atlet tetap konsisten berlatih, menjaga semangat, dan percaya diri dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kontingen atau Chef de Mission (CdM) Kota Cimahi, Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi juga memberikan dukungan moral kepada para atlet. Dukungan ini diharapkan dapat menambah motivasi dan kepercayaan diri para atlet dalam membawa nama Kota Cimahi serta mengharumkan daerah melalui prestasi olahraga.

Perhatian terhadap atlet disabilitas merupakan bagian dari upaya mendorong terwujudnya pembangunan olahraga yang inklusif. Setiap individu memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, memperoleh pembinaan, serta berkompetisi dan meraih prestasi sesuai kemampuan yang dimiliki.

Melalui sinergi dengan NPCI dan seluruh pemangku kepentingan, Kejaksaan Negeri Cimahi berharap pembinaan olahraga disabilitas di Kota Cimahi dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Sebab, prestasi tidak hanya lahir dari kemampuan dan kerja keras atlet, tetapi juga dari dukungan, kesempatan, serta lingkungan yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang. 

Tag : No Tag

Berita Terkait