Penulis: A. Rohman
22 Jam lalu, Dibaca : 38 kali
GARUT, Medikomonline.com – Kondisi memprihatinkan kembali terjadi di dunia pendidikan Kabupaten Garut. Sebuah ruang kelas di salah satu sekolah swasta di wilayah Kabupaten Garut dilaporkan telah ambruk sejak satu tahun lalu, namun hingga saat ini kondisinya masih terbengkalai tanpa adanya perbaikan yang nyata dari pihak berwenang, khususnya Dinas Pendidikan (Disdik) Garut.
Pantauan awak media medikomonline.com di lapangan menunjukkan, bangunan yang runtuh tersebut kini hanya menyisakan puing-puing, genting pecah, dan rangka kayu yang lapuk. Tidak ada tanda-tanda akan segera dilakukan renovasi atau pembangunan kembali. Padahal, fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.
Ironisnya, meskipun kerusakan parah ini sudah dilaporkan sejak lama, hingga kini belum ada tindakan tegas maupun solusi konkret yang diberikan. Hal ini memicu kekecewaan besar dari pihak sekolah, guru, maupun orang tua siswa yang menilai bahwa Disdik Garut seolah "tutup mata" dan tidak peka terhadap nasib pendidikan di sekolah swasta.
Kepsek SMP Assalwa menjelaskan, sudah satu tahun berlalu, ruang kelas yang ambruk itu dibiarkan begitu saja. "Kami sudah berulang kali melapor, tapi tidak ada tindak lanjut yang jelas. Padahal anak-anak juga berhak mendapatkan fasilitas yang layak dan aman," keluh salah satu pihak sekolah yang enggan disebutkan namanya, Senin (04/05/2026).
Kondisi ini tentu sangat merugikan. Keterbatasan ruang kelas membuat proses belajar mengajar menjadi tidak optimal. Siswa terpaksa belajar dengan kondisi yang kurang nyaman, bahkan ada yang harus berbagi ruangan dengan kelas lain karena jumlah ruang yang tersisa sangat minim. Keluh Kepsek kepada awak media.
Salah satu awak mediapun saat dilokasi mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kualitas pendidikan, tidak hanya di sekolah negeri tetapi juga sekolah swasta. Mereka berharap agar Disdik Garut segera bertindak cepat, tidak hanya sekadar menanggapi laporan, tetapi benar-benar hadir dan memberikan solusi agar fasilitas pendidikan bisa segera diperbaiki dan digunakan kembali.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terkait keluhan dan kondisi yang terjadi.(A.Rohman )
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back