Loading

Revitalisasi SMP PGRI Malangbong Tanpa Pengawasan Ahli, Kepala Sekolah Diduga Alergi Wartawan dan Sulit Dikonfirmasi


Penulis: A. Rochman
20 Jam lalu, Dibaca : 30 kali


Proyek revitalisasi SMP PGRI Malangbong

GARUT, Medikomonline.com – Proyek revitalisasi SMP PGRI Malangbong makin mempertanyakan kepatuhan terhadap aturan. Selain diduga berjalan tanpa tenaga ahli konstruksi dan pengawas teknis, Kepala Sekolah terlihat sangat tidak kooperatif: sulit ditemui di lokasi, jarang merespons panggilan, dan diduga bersikap seolah "alergi" terhadap kehadiran awak media yang ingin menanyakan kejelasan pelaksanaan pekerjaan.

Hasil pemantauan langsung di lapangan memperlihatkan pekerjaan hanya dikerjakan oleh tenaga bangunan biasa dan pemasang baja ringan. Tidak terlihat adanya tenaga ahli konstruksi bersertifikat maupun pengawas teknis yang ditunjuk untuk memantau kualitas dan kesesuaian pelaksanaan, Senin, 13 Juli 2026.

Secara normatif, pekerjaan revitalisasi sekolah dengan sistem swakelola wajib membentuk Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) serta didampingi tenaga ahli yang berkompeten. Hal ini tertuang dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2025 dan Petunjuk Teknis Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemendikdasmen, guna menjamin bangunan aman, berkualitas, dan sesuai Rencana Anggaran Biaya serta Buku Petunjuk Teknis.

Ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kepala Sekolah hanya membalas ucapan salam semata, lalu beralasan belum bisa memberikan keterangan karena pesan masuk sedang tertumpuk.

Padahal, awak media telah menyampaikan empat poin pertanyaan penting namun tidak satu pun dijawab secara substantif. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait keberadaan panitia, penunjukan tenaga ahli, maupun alasan ketiadaan pengawasan teknis.

 Ketiadaan pengawasan yang sesuai aturan ini menimbulkan kekhawatiran mendalam. Pekerjaan dikhawatirkan tidak memenuhi standar teknis, berpotensi menimbulkan kerugian keuangan, serta membahayakan keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah yang akan menggunakan bangunan tersebut di masa mendatang. (A. Rochman)

Tag : No Tag

Berita Terkait