Loading

ARM Menduga Aspal Hotmix Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas – Jatigede Kurang Berkualitas, Proyek Kontraktor PT. Jati Gede Indah Banyak Rusak


Penulis: IthinK
5 Hari lalu, Dibaca : 163 kali


Ada beberapa titik bahu jalan Proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas – Jatigede yang amblas, tetapi tidak diperbaiki oleh kontraktor PT. Jati Gede Indah. (Foto: Ist)

SUMEDANG, Medikomonline.com – Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) memuji kebijakan infrastruktur jalan yang dilaksanakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk membangun konektivitas  jalan guna menunjang kelancaran  ekonomi di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Namun dalam prakteknya di lapangan, ARM menduga kualitas jalan yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat mengalami berbagai masalah. “Salah satunya, kerusakan dini aspal Proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas – Jatigede yang dilaksanakan kontraktor PT. Jati Gede Indah,” kata Ketua Umum ARM Furqon Mujahid dalam keterangan pers kepada awak media, Selasa (27/01/2026).

Mujahid menjelaskan, ARM menemukan indikasi penyimpangan yang diduga berpotensi merugikan keuangan negara dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas - Jatigede tahun anggaran 2025 yang dilaksanakan kontraktor PT. Jati Gede Indah dengan nilai kontrak  Rp. 32.320.672.658,26. 


Aspal hotmix Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas - Jatigede cepat rusak sehingga banyak sekali bekas tambal sulam aspal jalan. (Foto: Ist)

“Indikasi penyimpangan ini diketahui berdasarkan investigasi lapangan TIM ARM pada bulan Januari 2026,” ungkap Mujahid yang dikenal sebagai tokoh anti korupsi ini.

Dari hasil investigasi lapangan ini, ungkap Mujahid, ARM menduga kurangnya kualitas aspal hotmix dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas - Jatigede diduga menjadi penyebab terjadinya aspal jalan yang cepat rusak sehingga banyak sekali bekas tambal sulam aspal jalan di lokasi proyek.

“Aspal hotmix yang cepat rusak dalam Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas - Jatigede jelas mengurangi kemantapan jalan sehingga sangat berpotensi merugikan keuangan negara sehingga perlu dilakukan pemeriksaan atau penyelidikan oleh lembaga penegak hukum,” tegas Mujahid.

Selain itu, katanya, ARM juga menemukan ada beberapa titik bahu jalan yang amblas, tetapi tidak diperbaiki oleh kontraktor PT. Jati Gede Indah. Bahu jalan yang amblas ini sangat berpotensi mengakibatkan badan jalan ikut amblas.

Terkait temuan Proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Tolengas – Jatigede, sampai saat ini Medikomonline.com belum mendapatkan keterangan dari pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. (IthinK)

Tag : No Tag

Berita Terkait