Loading

BERSERAKAN DI JALAN..! HAMPARAN BATU DITENGAH REL KERETA API TELAGASARI MEMBAHAYAKAN PENGGUNA SEPEDA MOTOR


PENULIS : YONIF - EDITOR : YONIF
12 Jam lalu, Dibaca : 138 kali


Pengendara sepeda motor terpaksa harus mendorong motornya saat melintasi rel kereta api Telagasari karena khawatir jatuh akibat hamparan batu yang berada diareal rel. (Yonif-Medikom)

BERSERAKAN DI JALAN..! HAMPARAN BATU DITENGAH REL KERETA API TELAGASARI MEMBAHAYAKAN PENGGUNA SEPEDA MOTOR

Senin, 13 Juli 2026 | Pukul: 18:58 WIB

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM - Pengendara sepeda motor yang melintasi rel kereta api Telagasari Lelea hendaknya berhati-hati. Pasalnya kondisi lintasan kereta api di Telagasari Lelea itu terkesan membahayakan, karena hamparan batu yang berada di dalam rel kereta api itu berhamburan, sehingga tidak sedikit para pengendara sepeda motor yang melintasi rel kereta api tersebut, terpaksa harus mengemudikan motornya karena takut terjatuh.

Seperti yang dialami oleh H Taufiq Romli Hamim, warga Lelea Indramayu. Ia mengaku saat melintasi perlintasan rel kereta api Telagasari, sempat terjatuh karena motor yang ditumpanginya tiba-tiba berhenti, akibat tergelincir batu yang berserakan di dalam rel. 

“Saya sempat mengendarai motor, namun roda tak bisa berjalan karena tumpukan batu, kebetulan ditolong sejumlah warga yang melintasi jalur kereta api tersebut,” tandasnya, Senin (13/7/2026).

Dijelaskan H Romli, dirinya sangat menyayangkan pihak KAI yang terkesan membiarkan pemandangan seperti itu. Padahal menurutnya, keberadaan rel kereta api dengan tumpukan batu yang tidak tertata rapih itu, sangat membahayakan dan mengganggu kelancaran pengendara sepeda motor, "Terus terang saya tadi sempat terjatuh, karena roda kendaraan saya tidak bisa berputar, akibat tumpukan batu yang ada di dalam rel kereta api tersebut," tandasnya. 

Seraya dirinya berharap, agar pihak KAI memperhatikan keselamatan pengendara sepeda motor yang melewati perlintasan kereta api tersebut, sehingga risiko terjadinya kecelakaan bisa diminimalisir.

Hal serupa juga terjadi pada pengendara lainnya. Sepeda motor saya tadi sempat tergelincir saat melewati rel kereta api dengan tumpukan batu yang tidak tertata. 

"Bagaimana kalau tidak ada orang yang lewat, kemudian pintu palang ditutup karena kereta api lewat, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi." dia dengan nada kesal, seraya meminta agar namanya dirahasiakan.

Sementara itu pantauan medikomonline.com disekitar perlintasan kereta api Telagasari pada Senin siang (13/7/2026) tidak sedikit pengendara sepeda motor yang tergelincir, dan harus didorong saat melewati perlintasan kereta api.

Kondisi itu tentu saja sangat menghawatirkan keselamatan pengguna jalan, terlebih lagi pemotor yang melintasi wilayah itu tidak hanya kaum muda, dan anak sekolah, tetapi juga banyak ibu-ibu dan lansia.

Sementara itu, seorang petugas palang pintu yang saat itu tengah bertugas yang tidak diketahui namanya, mengaku kondisi rel kereta api yang terdapat tumpukan batu itu sudah sering kita laporkan ke pihak KAI. “Kondisi itu sudah sering saya sampaikan ke pihak KAI, namun sejauh ini masih belum juga ada tanggapan,” tandasnya, Senin (13/7/2026).

Akankan pihak KAI terus berdiam diri, dan membiarkan batu yang berserakan menjadi pemandangan setiap harinya. 

Ataukah menunggu sampai ada korban jiwa, baru dilakukan eksen atau perbaikan.

Kita tunggu saja sejauh mana langkah pihak KAI Telagasari. Medikomonline.com akan terus memantau dan mengikuti perkembangannya.*** (Hyf)

EDITOR: YONIF

Tag : No Tag

Berita Terkait