Loading

Anggaran Menurun, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Bencana


Reporter: Iyans
2 Hari lalu, Dibaca : 50 kali


Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Bencana

KAB. SUKABUMI, medikomonline.com — Di tengah tekanan penurunan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Dinas Bulan Januari 2026 yang dipimpin Bupati H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (19/1/2026).

Rapat dinas yang menjadi agenda perdana awal tahun ini difokuskan pada penguatan koordinasi antarperangkat daerah, khususnya dalam memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat terjadi bencana dan persoalan darurat lainnya.

Dipandu Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, rapat dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam forum tersebut, Pemkab Sukabumi memperluas jejaring kolaborasi dengan menandatangani kesepakatan bersama Universitas Mitra Bangsa di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama juga dijalin dengan Perum Perhutani KPH Sukabumi sebagai bagian dari upaya penguatan mitigasi dan penanggulangan bencana di wilayah rawan.

Bupati Asep Japar menekankan bahwa dalam situasi darurat, peran camat menjadi ujung tombak kehadiran pemerintah. Ia meminta para camat tidak menunggu instansi teknis, tetapi segera turun ke lapangan dan memastikan informasi sampai kepada masyarakat.

“Negara harus hadir lebih cepat. Camat adalah representasi pemerintah yang paling dekat dengan warga saat bencana terjadi,” ujar Bupati.

Selain pengarahan kebijakan, rapat dinas juga diwarnai dengan penyerahan sejumlah penghargaan kinerja tahun 2025. Penghargaan tingkat perangkat daerah diberikan kepada BPKAD, DPPKB, dan Inspektorat. Sementara di tingkat kecamatan, Palabuhanratu, Parakansalak, dan Sagaranten dinilai memiliki capaian kinerja terbaik.

Pemkab Sukabumi juga menerima apresiasi nasional melalui piagam dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI kepada BUM Desa Bersama Nagrak yang meraih juara II Lomba BUM Desa Bersama Inspiratif 2025. Selain itu, Pemkab dianugerahi piagam Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI atas kontribusi dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan, dengan capaian peringkat kedua peningkatan produksi beras nasional tahun 2025.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Andreas menekankan pentingnya transparansi informasi dan koordinasi lintas sektor agar persoalan krusial dapat diantisipasi sejak dini.

“Pelayanan publik harus responsif dan informasinya jelas. Infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana tidak boleh terlambat,” tegasnya. (Iyans)

Tag : No Tag

Berita Terkait