Loading

Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Gerak Cepat Turunkan Excavator Bangun Tanggul Darurat Jebol di Rengas Payung


Reporter: Yonif - Editor: Yonif
9 Hari lalu, Dibaca : 194 kali


Inilah Excavator yang di datangkan Dinas PUPR Indramayu untuk menutup tanggul jebol di Rengas Payung (24/1/2026) (Foto:Ist/Hyf)

Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Gerak Cepat Turunkan Excavator Bangun Tanggul Darurat Jebol di Rengas Payung 

Minggu, 25 Januari 2026 | Pukul: 11:45 WIB

Camat Kertasemaya, terima kasih kepada Dinas PUPR yang merespon cepat permintaan Muspika Kertasemaya untuk mendatangkan alat berat

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM -Jebolnya tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengas Payung desa/kecamatan  Kertasemaya Indramayu, akibat luapan air sungai Cimanuk yang terjadi kemaren, mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.

Dibawah komando langsung Plt. Kepala Dinas PUPR kabupaten Indramayu, Maulana Malik S.E., M. Si. Pihaknya menurunkan alat berat Excavator (Beko, red.!) langsung ke lokasi titik jebolnya tanggul dimaksud, guna menutup tanggul darurat yang jebol dan sempat membuat banjir pemukiman warga setempat.

Bupati kabupaten Indramayu, Lucky Hakim melalui Plt. Kepala Dinas PUPR Indramayu, Maulana Malik, S.E., M. Si. mengungkapkan,  saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir, sekalipun menurutnya, Sungai itu menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. 

Akan tetapi yang menerima dampaknya adalah warga Indramayu, karenanya kami dari Dinas PUPR merasa terpanggil untuk ikut memberikan solusi dengan mendatangkan alat berat.

Langkah itu menurut Maulana, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, guna mengurangi resiko terjadinya banjir yang lebih besar lagi, tandasnya saat dihubungi medikomonline.com melalui telepon selulernya, Minggu (25/1/2026).

Dijelaskan Maulana Malik, selain mendatangkan alat berat dilokasi terdampak, ia juga memerintahkan seluruh Kepala UPTD untuk terus memantau kondisi di lapangan, serta melaporkan setiap ada kejadian ke Dinas PUPR," Kita gerakkan seluruh kekuatan UPTD, guna mengetahui secara detail kondisi yang sesungguhnya di lapangan," tandas Maulana, seraya ditegaskan selain mendatangkan Excavator untuk menutup tanggul Rengas Payung yang jebol. Ia juga memberikan bantuan berupa ratusan karung di kecamatan Sukagumiwang.

Ditempat berbeda, Camat Kertasemaya, Andri. M. Soleh, AP., M. Si. menjelaskan,  hingga 20.51 WIB, alat berat bantuan dari Dinas PUPR masih terus bekerja menutup semua tanggul sungai Cimanuk yang jebol akibat arus deras aliran sungai Cimanuk.

"Syukur Alhamdulillah, permintaan kami dari Muspika Kertasemaya ke Dinas PUPR Indramayu langsung direspon dengan mendatangkan alat berat Excavator untuk menanggulangi tanggul darurat yang jebol di blok Rengas Payung. Kami juga masih terus memantau di sini untuk membuat tanggul darurat," kata Camat Kertasemaya, Andri. M. Soleh, AP., M. Si, Sabtu malam (24/1/2026) di lokasi jebolnya tanggul sungai tersebut.

Andri menghimbau kepada semua masyarakat yang berada di sepanjang jalur tanggul Cimanuk Wilayah Kertasemaya untuk bersabar, karena semua titik tanggul yang kritis akan dilakukan penutupan sementara dengan cara dibuat tanggul darurat, sekaligus menutup tanggul yang berpotensi jebol akibat arus deras aliran air dari hulu.

Secara bertahap untuk mengatasi luapan air, semua tanggul di sepanjang jalur sungai Cimanuk akan dilakukan perbaikan (dibuat) tanggul darurat, dengan demikian diharapkan  masyarakat sekitar terbebas dari ancaman banjir. 

" Kami meminta masyarakat waspada menghadapi cuaca hujan sekarang yang intensitasnya cukup tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir," jelas Camat Andri.

Pantauan medikomonline.com di lokasi jebolnya tanggung Rengas Payung, sejak pagi hari puluhan rumah di Blok Rengas Payung mendadak kebanjiran akibat jebolnya tanggul Cimanuk.

Banjir juga terus meninggi hingga mencapai 50 meter lebih. Kondisi itu membuat masyarakat sekitar menjadi was-was, bahkan sebagian warga sudah ada yang mengungsi ke sanak family nya yang kondisinya dianggap aman.

Dalam perkembangan yang sama anggota DPRD setempat dari FKB Kiki Arindi berharap agar BPBD Indramayu segera membuka dapur darurat, bantuan makanan dan logistik, serta tenda pengungsian. 

Hal itu dimaksudkan sebagai antisipasi apabila terjadi banjir yang lebih serius lagi,  ungkapnya dilokasi tanggung jebol Rengas Payung.

Sementara itu meluapnya air Sungai Cimanuk juga membuat sebagian wilayah yang berada di jalur sungai Cimanuk menjadi banjir. diantaranya di Desa Pawidean, Lobener, Dukuh, Plumbon, Pekandangan, Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener. 

Ditempat lain juga banjir menggenangi desa Plumbon blok Pulo, hal itu disebabkan karena tanggul disekitar blok Pulo tersebut jebol.***

Editor : Yonif

Tag : No Tag

Berita Terkait