Loading

Optimalkan Sinergi Media, Pemkab Magelang Study Tour ke Pangandaran


Penulis: Agus Kucir
1 Hari lalu, Dibaca : 51 kali


Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang Drs. Asfuri, M.Si., Kadis Diskominfo Pangandaran Tonton Guntari dan Perwakilan PWI Ciamis Banjar dan Pangandaran Agus Supriyatman sebagai narasumber.

PANGANDARAN, Medikomonline.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melakukan kunjungan studi tour ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran, Senin (27/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan media massa dalam hal diseminasi informasi serta promosi potensi daerah.

Rombongan yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Magelang, Drs. Asfuri, M.Si., membawa serta jajaran Bagian Prokompim dan 19 wartawan dari berbagai platform media, mulai dari cetak, elektronik, hingga radio. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, beserta jajaran terkait dan perwakilan PWI Ciamis, Banjar dan Pangandaran.


Asisten Daerah kabupaten Magelang Asfuri menjelaskan, pemilihan Pangandaran sebagai lokasi studi tiru didasari oleh reputasi kabupaten pesisir ini yang sudah sangat dikenal luas, terutama di wilayah Magelang. Pihaknya ingin mendalami bagaimana pola kolaborasi yang dibangun Pemkab Pangandaran dalam mengelola protokol, publikasi, serta komunikasi pimpinan daerah.

"Pangandaran memiliki daya tarik yang kuat sebagai daerah pesisir yang indah. Kami ingin belajar bagaimana sinergi yang dibangun di sini mampu memberikan dampak signifikan terhadap promosi potensi daerah," ujar Asfuri di Aula Kantor Diskominfo Pangandaran.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran, Tonton Guntari, memaparkan bahwa kunci keberhasilan diseminasi informasi di wilayahnya terletak pada kolaborasi lintas sektoral yang terpadu. Menurutnya, pemerintah harus memposisikan media sebagai mitra strategis yang setara dan transparan.

Pihaknya menerapkan kebijakan akses data terbuka dan ruang diskusi yang luas bagi jurnalis. Hal ini dilakukan agar informasi program pemerintah tersampaikan secara valid dan cepat kepada masyarakat. Selain itu, pengelolaan publikasi dilakukan melalui satu pintu namun disebarkan melalui multi-kanal.


"Kami mengintegrasikan agenda pimpinan melalui Prokompim, yang kemudian diamplifikasi kontennya oleh Diskominfo melalui seluruh kanal resmi, mulai dari website hingga media sosial. Tujuannya adalah memperluas jangkauan pesan," jelas Tonton.

Lebih lanjut, Tonton menekankan pentingnya peran media dalam mewujudkan city branding. Menurutnya, setiap narasi positif, foto, maupun video liputan yang dihasilkan oleh jurnalis merupakan instrumen pemasaran terbaik bagi daerah untuk mengangkat potensi lokal ke panggung global.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua PWI (Perwakilan Ciamis, Banjar, Pangandaran), Agus Supriyatman, turut hadir sebagai narasumber untuk memberikan sudut pandang dari sisi organisasi profesi jurnalis mengenai kemitraan yang ideal dengan pemerintah daerah.

Sementara Kabag Prokompim Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang Zanuar Efendi, S.I.P menyampaikan, Pantai Pangandaran luar biasa indah, tidak kalah sama Kuta Bali. Masukan saja, beberapa lokasi terlihat kurang bersih saja, cukup banyak sampah berserakan, termasuk juga di sekitar jalan raya.

"Mungkin perlu ada kebijakan khusus terkait pengelolaan sampah, mungkin Bbsa dibentuk satgas sampah agar semakin oke,"pungkasnya. ( Agus Kucir)

Tag : No Tag

Berita Terkait