Loading

Pelatihan Kerja Video Editing Resmi Dibuka Wali Kota Cimahi untuk Tekan Anggaran Pengangguran


Reporter: Ganda TB
4 Jam lalu, Dibaca : 32 kali


Wali Kota Cimahi, Ngatiyana

CIMAHI, Medikomonline — Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, secara resmi membuka kegiatan pelatihan kerja dan sertifikasi di bidang video editing yang diikuti oleh 30 peserta bertempat di airmen25 cafe Cipageran Rabu (16/09/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi dan LPK ZEIN Traing Hub ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan digital para pemuda serta menekan angka pengangguran di Kota Cimahi.

?Dalam sambutannya, Ngatiyana menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan keterampilan digital di era saat ini. Ia berharap para peserta mengikuti pelatihan selama 10 hari ini secara sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung di dunia kerja maupun usaha mandiri.

 

?"Zaman sekarang adalah zaman digital. Pelatihan video editing ini memiliki nilai ilmu yang sangat dibutuhkan untuk mencetak tenaga kerja baru dan mengurangi pengangguran di Kota Cimahi," ujar Ngatiyana.

?Guna memastikan kelanjutan dari pelatihan ini, Pemerintah Kota Cimahi telah menyiapkan fasilitas penampungan dan pembinaan lanjutan. Para alumni pelatihan yang berminat mengembangkan bisnis di bidang konten kreatif, animasi, maupun media digital diarahkan untuk memanfaatkan fasilitas di Cimahi Technopark (CTP) di bawah naungan Disdagkoperin secara gratis. Selanjutnya, para pelaku usaha digital yang telah berkembang dapat ditransisikan ke Baros Information Technology Creative (BITC) untuk pengembangan bisnis lebih lanjut.

?Sebagai modal motivasi, Ngatiyana mencontohkan keberhasilan tenant lokal seperti PT Ayena yang mampu menghasilkan omzet hingga Rp2 miliar per tahun dari industri animasi dan karya video. Selain itu, ia juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjaga etika bermedia sosial serta melestarikan kearifan lokal dan budaya Sunda melalui konten-konten digital yang positif.

 

?Di akhir pengarahannya, Wali Kota memberikan penegasan khusus kepada Disnaker dan pihak penyelenggara agar mengelola anggaran APBD secara transparan, normatif, dan sesuai aturan yang berlaku tanpa adanya pemotongan hak-hak peserta.

?Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Cimahi , serta perwakilan Disnaker Kota Cimahi.

Tag : No Tag

Berita Terkait