Reporter: Ganda TB
19 Jam lalu, Dibaca : 38 kali
CIMAHI, Medikomonline – Pekerjaan pengerukan dan penataan kawasan embung di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi, tengah dilaksanakan. Kegiatan yang bersumber dari APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan mengoptimalkan fungsi embung sebagai sarana penampungan dan resapan air, sekaligus mengantisipasi risiko banjir saat curah hujan tinggi.
Berdasarkan papan informasi proyek
yang terpasang di lokasi pekerjaan, kegiatan tersebut memiliki nilai kontrak
sebesar Rp 397.887.712,85, dengan pelaksana CV Benaya Cemerlang Abadi. Adapun
identitas pekerjaan yang tercantum dalam papan informasi proyek sebagai
berikut:
- Nama pekerjaan : Penataan Kawasan
Embung di RSUD Cibabat Kota Cimahi.
- Nomor kontrak : 027/56/SPK/RSUD
Cibabat/X/2026.
- Sumber dana: APBD Kota Cimahi TA
2026.
- Nilai kontrak: Rp397.887.712,85.
- Pelaksana: CV Benaya Cemerlang
Abadi.
- Waktu pelaksanaan: 60 hari
kalender.
Untuk mendapatkan informasi yang
berimbang, awak media Mapikor telah melakukan konfirmasi langsung kepada Wakil
Direktur Umum dan Keuangan RSUD Cibabat, Bapak Asep Rusyaban, S.Kep., M.Kep.,
terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut. Selasa 3 Nopember 2026
Dalam keterangannya, Asep
menjelaskan bahwa pengerukan embung memiliki manfaat penting bagi pengelolaan
lingkungan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas tampungan air. Menurutnya,
pengerukan dilakukan dengan mengangkat tumpukan sedimen yang selama ini
mengendap di dasar embung.
Dengan berkurangnya sedimentasi dan
semakin optimalnya kedalaman embung, kapasitas penampungan air diharapkan
meningkat sehingga dapat membantu mengurangi risiko genangan maupun banjir
ketika curah hujan tinggi.Selain itu, optimalisasi fungsi embung juga
diharapkan mendukung pengelolaan dan penyerapan air di lingkungan RSUD Cibabat.
Terkait kualitas pelaksanaan
pekerjaan, Asep menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah memperhatikan persyaratan
yang diperlukan dan melibatkan unsur tenaga profesional, mulai dari tenaga
perencana, pelaksana hingga pengawas teknis.
Pengawasan teknis dilakukan untuk
memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan teknis yang
telah ditetapkan. Dari sisi transparansi, papan informasi proyek telah dipasang
di lokasi pekerjaan. Informasi tersebut memuat sumber anggaran, nilai kontrak,
nomor kontrak, nama pelaksana, serta jangka waktu pekerjaan sehingga masyarakat
dapat mengetahui kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung.
Mapikor memandang bahwa keterbukaan
informasi dan pelibatan tenaga profesional dalam pekerjaan yang menggunakan
anggaran daerah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang
akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.Dengan adanya pengerukan dan penataan
kawasan embung ini, diharapkan fungsi infrastruktur pengelolaan air di
lingkungan RSUD Cibabat semakin optimal, sekaligus memberikan manfaat bagi
kenyamanan dan keselamatan lingkungan rumah sakit.
Pada prinsipnya, setiap pembangunan
yang menggunakan anggaran publik harus memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat. Karena itu, penyelesaian pekerjaan sesuai spesifikasi, ketepatan
waktu, dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi hal yang perlu terus diperhatikan.
Mapikornews.com akan terus
menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang profesional,
berimbang, serta mendukung keterbukaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran
publik.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back