Reporter: Ganda TB
1 Hari lalu, Dibaca : 52 kali
Dalam sambutannya,
Wali Kota Ngatiyana menyoroti keterlambatan dimulainya acara. Ia mengingatkan
pentingnya disiplin waktu agar kegiatan pemerintahan berjalan efektif dan tidak
mengganggu agenda lain.
“Saya sudah
hadir sejak pagi, namun acara baru dimulai terlambat. Ke depan harus tepat
waktu agar tidak menghambat kegiatan lainnya,” tegasnya.
Ngatiyana
menegaskan, forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam siklus
perencanaan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan.
Ia meminta seluruh
program Disdik disusun berdasarkan aspirasi masyarakat dari tingkat kecamatan
hingga kelurahan, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab
kebutuhan riil warga.
Selain itu, Wali
Kota menekankan pentingnya pendataan yang akurat serta pendampingan
berkelanjutan agar tidak ada anak di Kota Cimahi yang putus sekolah.
Pemerintah, kata
dia, berkomitmen membantu masyarakat kurang mampu, baik melalui pendidikan
negeri maupun swasta, termasuk bantuan seragam, alat tulis, hingga dukungan
biaya SPP bagi siswa yang membutuhkan.
Ngatiyana juga
menyinggung sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang tetap mengacu pada jalur
afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.
Ia meminta
sosialisasi dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat tidak khawatir, karena
pemerintah tetap hadir membantu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri
agar tetap dapat bersekolah di swasta, termasuk bantuan seragam, alat tulis,
hingga dukungan biaya SPP bagi siswa yang membutuhkan.
Ngatiyana juga
menyinggung sistem penerimaan murid baru (SPMB) yang tetap mengacu pada jalur
afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.
Ia meminta
sosialisasi dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat tidak khawatir, karena
pemerintah tetap hadir membantu siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri
agar tetap dapat bersekolah di swasta dengan dukungan pembiayaan.
“Jangan sampai
ada anak di Cimahi tidak sekolah. Pendidikan adalah kebutuhan dasar dan
investasi masa depan generasi penerus,” ujarnya.
Sementara itu,
Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widiatmoko menyampaikan apresiasi atas
terselenggaranya FGD Disdik.
Ia menekankan
pentingnya kesetaraan layanan pendidikan, khususnya bagi anak berkebutuhan
khusus.
“Mereka harus
mendapatkan pelayanan yang sama, tidak boleh dipilah-pilah. Pendidikan
inklusif harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
FGD ini diharapkan
menghasilkan rumusan program pendidikan yang lebih tepat sasaran untuk tahun
mendatang, dengan orientasi pada peningkatan kualitas layanan serta pemerataan
akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Kota Cimahi, ujarnya.
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back