Penulis : Yonif - Editor : Yonif
15 Jam lalu, Dibaca : 30 kali
Kadis Dikbud Indramayu Caridin, Pastikan Ratusan Siswa SD Peserta SPMB 2026 Yang Tidak Lolos Bisa Terakomodir Semua
Rabu, 1 Juli 2026 | Pukul : 09:52 WIB
INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu memastikan seluruh calon peserta didik yang mendaftar dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akhirnya dapat terakomodir 100 persen.
Kabar bahagia ini dipastikan setelah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu, Caridin, melakukan koordinasi langsung dengan mendatangi kantor Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat di Bandung, pada Senin (29/6/2026) kemarin.
“Alhamdulillah penambahan kuota penerimaan siswa baru yang kami ajukan sudah disetujui,” ujar Caridin saat dihubungi, Selasa (30/6/2026). Seperti dilansir Vritta Nusantara Rabu, (1/7/2026).
Caridin menjelaskan, hasil koordinasi, verifikasi, dan evaluasi dengan BBPMP Jawa Barat, membuahkan hasil untuk menambah kuota di 12 sekolah yang tersebar di wilayah Indramayu.
Dengan kebijakan baru ini, total 242 siswa yang sebelumnya terancam tidak mendapat kuota, sekarang telah mengantongi kepastian untuk bersekolah pada tahun ajaran baru mendatang.
“Jadi yang kemarin kita ajukan itu ada 12 sekolah, termasuk yang di Desa Dadap itu. Adapun jumlah usulan kami itu ada 242 siswa, alhamdulillah semuanya dapat terakomodir,” papar Caridin.
Ia menceritakan, dalam pertemuan itu, pihaknya juga membeberkan sejumlah kendala yang terjadi di Indramayu.
Termasuk soal protes keras dari puluhan orangtua calon murid yang terjadi di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat pada Minggu (27/6/2026) kemarin.
Para orangtua itu bahkan mendatangi kantor desa setempat untuk meluapkan kekhawatiran mereka karena anak-anaknya yang terancam tidak bisa bersekolah akibat kuota pendaftaran yang terbatas.
Seperti di SDN 1 Dadap, di sekolah ini diketahui pendaftarnya mencapai 80 calon murid, namun kuota yang tersedia hanya 38 murid saja.
Kondisi serupa terjadi di SDN 2 Dadap, di mana hanya 38 anak yang diterima dari total 75 pendaftar. Sementara di SDN 5 Dadap, dari 45 calon murid yang mendaftar, kuota yang tersedia juga hanya untuk 38 murid.
“Kemarin itu dalam pertemuan saya membawa usulan tambahan kuota ke sana dengan beberapa argumen, dan alhamdulillah sudah disetujui melalui mekanisme pengecualian sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga dilakukan penyesuaian jumlah rombongan belajar sebagai solusi agar seluruh calon murid dapat tertampung,” terangnya.
Dengan disetujuinya usulan ini, Pemkab Indramayu memastikan tidak ada calon murid di wilayahnya yang telantar atau tidak mendapatkan hak pendidikannya pada tahun ajaran baru mendatang.
Masih disampaikan Caridin, BBPMP Jawa Barat juga berencana datang ke Indramayu untuk melihat langsung kondisi di lapangan, sebagai upaya pencegahan dan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Ke depan Pemkab Indramayu juga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas, tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana pendukung agar kapasitas sekolah terus meningkat,” pungkas Caridin.
Sebagimana diketahui, sebelumnya banyak orang tua harus banyak menghadapi kenyataan pahit ketika anak mereka tidak lolos bukan karena tidak memenuhi syarat, melainkan karena keterbatasan kursi yang tersedia.
Kondisi itu sempat memicu keresahan masyarakat. Sejumlah orang tua bahkan mendatangi kantor desa untuk meminta pemerintah segera turun tangan mencari solusi agar anak-anak mereka tidak kehilangan kesempatan mengikuti pendidikan dasar.
Merespons situasi itu, Disdikbud memilih langkah jemput bola dengan melakukan koordinasi langsung ke tingkat provinsi. Hasil pembahasan bersama BBPMP Jawa Barat selanjutnya akan diteruskan kepada pemerintah pusat sebagai dasar pertimbangan persetujuan penambahan rombongan belajar dan kuota peserta didik.*** (Hyf)
Editor : Yonif
Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back