Loading

Gelar Budaya SMP Negeri 1 Cibiuk Usung Tema: Ngahiji Dina Budaya, Ngajadi Carita Nu Nyunda


Penulis: A. Rochman
1 Hari lalu, Dibaca : 45 kali


SMP Negeri 1 Cibiuk menggelar acara budaya dengan mengusung tema “Ngahiji Dina Budaya, Ngajadi Carita Nu Nyunda”

GARUT, Medikomonline.com – Dalam rangka melestarikan warisan leluhur dan menanamkan rasa cinta terhadap kearifan lokal, SMP Negeri 1 Cibiuk menggelar acara budaya dengan mengusung tema “Ngahiji Dina Budaya, Ngajadi Carita Nu Nyunda” yang berarti “Bersatu dalam budaya, menjadi kisah yang mencerminkan jiwa orang Sunda”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, staf tata usaha, serta dihadiri oleh perwakilan wali murid dan tokoh masyarakat setempat. 17 Juni 2026.

Makna dan Tujuan Acara Tema yang diangkat memiliki makna mendalam: Ngahiji Dina Budaya bermakna menyatukan hati dan pikiran melalui kekayaan budaya sebagai perekat persatuan antar warga sekolah. Sementara Ngajadi Carita Nu Nyunda mengandung harapan agar nilai-nilai budaya tidak hanya sekadar dipelajari, tetapi juga dihayati dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi identitas yang membanggakan.

Kepala SMP Negeri 1 Cibiuk menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri, melestarikan adat istiadat dan kesenian tradisional, serta mengembangkan bakat siswa di bidang seni dan budaya. “Melalui acara ini, kami ingin siswa mengenal, mencintai, dan menerapkan nilai luhur budaya Sunda seperti silih asih, silih asah, silih asuh dalam pergaulan sehari-hari,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan yang Berlangsung Meriah, Acara dibuka secara khidmat dengan upacara adat Sunda, dilanjutkan dengan berbagai penampilan dan kegiatan menarik, antara lain:

Pentas Seni: Penampilan kesenian tradisional seperti kacapi suling, degung, angklung, tari jaipong, ketuk tilu, maca pantun, dan pementasan wayang golek.

Lomba Budaya: Lomba ngawih, ngarangken, menyusun pantun, serta mengenal pepatah dan istilah tradisional Sunda 

Pameran: Pameran kerajinan tangan khas daerah, serta aneka kuliner tradisional seperti nasi liwet, tutug oncom, peuyeum, dan wajit.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan meriah. Siswa terlihat antusias menampilkan kemampuan mereka, baik dalam seni maupun dalam memahami nilai-nilai budaya yang diajarkan.

Di akhir acara, disampaikan harapan agar Gelar Budaya ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi awal dari kebiasaan menjaga dan melestarikan warisan budaya. “Semoga budaya Sunda tetap hidup di hati dan perbuatan kita, sehingga kita benar-benar menjadi generasi yang bersatu, berkarakter, dan menjadi kisah yang membanggakan bagi daerah dan bangsa,” tambah ketua panitia.

 Acara ditutup secara bersama-sama dengan menyanyikan lagu Manuk Dadali dan Bubuy Bulan, diiringi dengan rasa syukur dan semangat untuk terus melestarikan budaya leluhur. (A.Rochman)

 

 

Tag : No Tag

Berita Terkait