Loading

Mahasiswa PPG Calon Guru UNP Tahun 2026 Gelar Pelatihan Batik Jumputan bagi Warga Panti Sosial Bina Grahita “Harapan Ibu” Padang


Penulis: Ainun
7 Jam lalu, Dibaca : 34 kali


Pelatihan Batik Jumputan

PADANG – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 melaksanakan Proyek Kepemimpinan berupa pelatihan keterampilan vokasional batik jumputan bagi warga Panti Sosial Bina Grahita “Harapan Ibu” Padang pada 21–22 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang warga panti dan mengusung tema “Pelatihan Keterampilan Vokasional Batik Jumputan bagi Warga Panti Sosial Bina Grahita ‘Harapan Ibu’ Padang untuk Menigkatkan Kemandirian dan Keterampilan Kerja”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman keterampilan vokasional kepada warga panti melalui praktik pembuatan batik jumputan. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kemandirian peserta melalui kegiatan praktik yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan bersama Ibu Hadmi selaku Koordinator Keterampilan Panti Sosial Bina Grahita “Harapan Ibu” Padang, dengan izin pelaksanaan dari Bapak Supandi selaku pimpinan panti. Dukungan pihak panti menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan dan pendampingan peserta selama pelatihan berlangsung.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta diperkenalkan dengan proses pembuatan batik jumputan melalui praktik langsung dan pendampingan mahasiswa. Peserta dilibatkan dalam proses pembuatan motif menggunakan teknik ikat pada kain hingga menghasilkan pola yang menarik. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mencoba keterampilan baru sekaligus melatih ketelitian dan mengikuti tahapan kerja secara terstruktur.

Selain membuat motif batik jumputan, beberapa peserta juga terlibat dalam proses menjahit kain batik menjadi taplak meja. Kegiatan ini memberikan pengalaman tambahan dalam mengolah kain menjadi produk yang memiliki fungsi sehari-hari. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berfokus pada proses membatik, tetapi juga mengenalkan pemanfaatan hasil karya menjadi produk yang bernilai guna.

Ketua kelompok, Habib Hidayatullah, bersama sepuluh anggota mahasiswa lainnya melaksanakan kegiatan ini sebagai bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Calon Guru UNP Tahun 2026. Proyek ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, membangun kolaborasi dengan lembaga layanan sosial, serta mengembangkan program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Dosen pengampu Proyek Kepemimpinan, Dra. Zulmiyetri, M.Pd., turut mendukung proses pembelajaran mahasiswa dalam mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui proyek ini, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial dan memahami pentingnya memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi serta keterampilan vokasional.

Adapun mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Habib Hidayatullah selaku ketua kelompok, Ifa Naira Pratiwi, Putri Rulmayeni, Rayhna Nurkhasanah, Resti Erlina, Rizka Purnama Syahri, Rizky Syaputra, Varel Muhammad Rizky, Vera Zulsianti, Widia Maharani, dan Windi Fitriani.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa PPG Calon Guru UNP Tahun 2026 berharap keterampilan batik jumputan dan menjahit dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi warga panti dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan kerja, dan kemandirian sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan pihak panti dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui kegiatan vokasional yang bermakna.



Tag : No Tag

Berita Terkait