Reporter: Ganda TB
2 Hari lalu, Dibaca : 141 kali
CIMAHI, Medikomonline – Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawas Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam masyarakat (PAKEM) di Kota Cimahi, Selasa 14 April 2026 bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Cimahi.
Sebagai upaya
memperkuat sinergi dalam menjaga ketertiban umum, kerukunan, serta kondusivitas
kehidupan bermasyarakat di Kota Cimahi.
Kegiatan ini
dihadiri perwakilan dari dua aliran kepercayaan yang berkembang di kota Cimahi,
yaitu Sunda Wiwitan/Kampung Adat Cireundeu dan Aliran kebatinan perjalanan,
serta dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum dan Forum Masyarakat
yang bergabung dalam Tim PAKEM Kota Cimahi.
Kepala Seksi
Intelijen Kejari Cimahi, Fajrian Yustiardi, S.H., M.H. mengatakan rapat
kordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif dan respons cepat dalam
menyikapi dinamika yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait isu
kebebasan beragama dan berkeyakinan.
Menurutnya dalam
sepekan terakhir, terdapat beberapa peristiwa yang menjadi perhatian publik, di
antaranya penyegelan rumah doa di Tangerang serta pembakaran Pedepokan penganut
kepercayaan. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan komunikasi, koordinasi, dan deteksi dini
untuk mencegah terjadinya komplikasi serupa.
Pajrian
menambahkan, Tim PAKEM memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam
melakukan deteksi dini, serta pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat
menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Keberagaman agama,
budaya dan kepercayaan merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga. Namun juga
memerlukan perhatian bersama agar tidak disalahgunakan oleh pihak pihak yang
tidak bertanggung jawab.
Lebih jauh Fajrian
mengungkapkan, bahwa tantangan di era digital semakin kompleks, di mana arus
informasi yang cepat yang memicu penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta
propokasi yang berpotensi menimbulkan konflik. Oleh karena itu, diperlukan
sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh agama,
serta masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kerukunan.
Kejaksaan Negeri
Cimahi, melalui fungsi Intelijen dan wadah Tim PAKEM terus berupaya melakukan
deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan di masyarakat. Namun
demikian, upaya tersebut memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh unsur
terkait, termasuk Kepolisian, TNI, Kementerian Agama, Pemerintah Kota Cimahi,
serta Forum Forum kemasyarakatan.
Hadir juga Kepala
BA KESBANGPOL Kota Cimahi, Kepala Kementerian Agama Kota Cimahi, Polres Cimahi,
Kodim 0609 Cimahi, Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga, serta
Forum masyarakat seperti, BuFKDM, FKUB, MUI, tokoh adat kampung adat Cireundeu
dan perwakilan aliran kebatinan perjalanan. (Ganda Tb)



Tag : No Tag
Berita Terkait
Rehat
Tajuk
Memahami Pemikiran Jenderal Dudung Abdurachman
PERLUNYA MENGUBAH CARA PANDANG PEDAGANG DI LOKASI WISAT...
Berita Populer
Arief Putra Musisi Anyar Indonesia
Ketua Umum GRIB H Hercules Rozario Marshal, Saya Bagian Dari Masyarakat Indramayu
Project Fly High Terinspirasi dari Pengalaman Hidup Dr Joe dan Tamak
Dari Kegiatan Aksi Sosial, Hercules Kukuhkan Ketua DPC GRIB JAYA Se-Jawa Barat
Chief Mate Syaiful Rohmaan
SAU7ANA
GMBI Kawal Kasus Dugaan Penipuan PT. Rifan Financindo Berjangka di PN Bandung
Indramayu Diguncang Gempa Magnitudo 4.4, Kedalaman 280 Kilometer
Ivan Lahardika Arranger dan Komposer Indonesia
SAU7ANA Come Back