Loading

ARM Desak Kejagung dan KPK Periksa Proyek Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya, Pekerjaan Aspal PT. Fauzan Putra Perkasa Cepat Rusak


Penulis: IthinK
19 Hari lalu, Dibaca : 95 kali


Aspal jalan banyak yang retak dan berlubang di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 22 Desember 2023. (Foto: Medikom)

BANDUNG, Medikomonline.comAliansi Rakyat Menggugat mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya tahun anggaran 2023 di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat       

Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya yang dikerjkaan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak Rp6.737.619.190 cepat sekali mengalami kerusakan. Banyak aspal hotmix  yang telah retak dan berlubang,” kata Ketua Umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) dalam keterangan persnya kepada Medikom, Rabu (31/01/2024).  

Mujahid menjelaskan, aspal hotmix yang cepat sekali rusak ini mengindikasikan kualitas aspal yang tidak bagus dalam Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya. Pada tanggal 01 Juli 2023, aspal hotmix Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya sudah mulai banyak retak sebelum dipasang marka jalan.


Berdasarkan pengamatan Tim Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 22 Desember 2023, ditemukan banyak aspal jalan yang retak dan berlubang. Kerusakan aspal ini tidak ada pemeliharaan atau perbaikan. (Foto: Medikom)

“Kondisi ini sangat berpotensi merugikan keuangan negara. Untuk itu, ARM  mendesak Kejagung dan KPK segera memeriksa KPA dan PPK Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya beserta kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa,” tegas Mujahid yang dikenal sebagai aktivis antikorupsi ini.

Mujahid menambahkan, ARM  juga mendesak Kejagung dan KPK segera memeriksa Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut yang dikerjakan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak Rp26.943.135.670.

“Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut juga cepat mengalami kerusakan dan saat ini aspal hotmix banyak yang rusak. Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut ini juga berada di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat,” ungkap Mujahid.


Berdasarkan pengamatan Tim Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 22 Desember 2023, ditemukan banyak aspal jalan yang retak dan berlubang. Kerusakan aspal ini tidak ada pemeliharaan atau perbaikan. (Foto: Medikom)

Dijelaskan Mujahid, berdasarkan hasil temuan Tim Investigasi ARM, proyek pemeliharaan berkala jalan tahun 2023 yang dikerjakan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa hampir semuanya cepat rusak.

“Ada apa di balik semua ini? Siapa orang penting yang berada di balik proyek yang dikerjakan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa? ARM  memantau ada lima paket pekerjaan pemeliharaan berkala jalan tahun 2023 yang dilaksanakan  PT. Fauzan Putra Perkasa di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat dan hampir semuanya cepat rusak. ARM  telah mengantongi indikasi penyimpangan proyek ini yang akan dilaporkan kepada Kejagung dan KPK,” tegas Mujahid.       


Berdasarkan pengamatan Tim Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 22 Desember 2023, ditemukan banyak aspal jalan yang retak dan berlubang. Kerusakan aspal ini tidak ada pemeliharaan atau perbaikan. (Foto: Medikom)

ARM Desak Penjabat Gubernur Jabar Evaluasi Kinerja Kadis Bina Marga

Aliansi Rakyat Menggugat juga mendesak Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar) Bambang Tirtoyuliono karena banyak ditemukan proyek pemeliharaan berkala jalan tahun 2023 cepat mengalami kerusakan.

Furqon Mujahid menjelaskan, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat mengalokasikan anggaran puluhan milyar rupiah untuk proyek pemeliharaan berkala jalan pada tahun 2023. Sayangnya proyek pemeliharaan jalan tersebut cepat rusak, retak dan berlubang.

“Oleh karenanya, ARM  mendesak Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin untuk mengevaluasi kinerja Kadis Bina Marga Jabar Bambang Tirtoyuliono yang saat ini menjadi Penjabat Wali Kota Bandung. Mungkin karena kesibukannya sebagai Penjabat Wali Kota Bandung, pengawasan proyek pemeliharaan berkala jalan Dinas Bina Marga Jabar menjadi lemah. Bila perlu ganti Kadis Bina Marga Jabar,” kata Furqon Mujahid. 


Berdasarkan pengamatan Tim Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 22 Desember 2023, ditemukan banyak aspal jalan yang retak dan berlubang. Kerusakan aspal ini tidak ada pemeliharaan atau perbaikan. (Foto: Medikom)

Berdasarkan pantauan Tim Investigasi ARM,  kata Mujahid, salah proyek pemeliharaan berkala jalan yang cepat rusak adalah Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya dan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut tahun anggaran 2023 di bawah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV.         

Mujahid menegaskan, ARM  meragukan kualitas pekerjaan aspal hotmix yang dilaksanakan oleh PT. Fauzan Putra Perkasa dalam Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya dan Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut tahun anggaran 2023.

Keraguan kualitas pekerjaan aspal ini didasarkan pada hasil pantauan Tim Invetigasasi Aliansi Rakyat Menggugat di lokasi Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya dan Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut bahwa ditemukan aspal cepat sekali mengalami kerusakan. Kondisi aspal banyak yang retak dan berlubang.  


Aspal hotmix Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut tahun anggaran 2023 yang dikerjakan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak Rp26.943.135.670 banyak yang rusak. (Foto: Medikom)

“Kualitas pekerjaan aspal hotmix dalam Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya yang dikerjakan oleh PT. Fauzan Putra Perkasa cepat sekali rusak. Sebelum marka jalan dipasang, aspal sudah mulai retak pada bulan Juli 2023. Di akhir Desember 2023, aspal banyak yang rusak retak dan berlubang,” kata Mujahid.

Mujahid lebih jauh menjelaskan, penyebab aspal yang cepat rusak ini harus diungkap dengan tuntas dan transparan oleh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan IV, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

 “Karena kerusakan aspal jalan yang cepat terjadi ini merugikan kenyamananan masyarakat pengguna jalan dan juga berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Mujahid yang dikenal sebagai aktivis antikorupsi ini.


Aspal hotmix Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Bts. Bandung/Garut – Garut tahun anggaran 2023 yang dikerjakan kontraktor PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak Rp26.943.135.670 banyak yang rusak. (Foto: Medikom)

Berkaitan dengan potensi kerugian keuangan negara dalam kasus aspal rusak yang cepat ruak dalam  Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya, Mujahid menegaskan, ARM  mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya ini.

 “ARM telah menyiapkan data temuan kerusakan jalan yang berpotensi merugikan keuangan negara ini. Kami siap melaporkannya kepada Kejagung dan KPK sebagai bentuk kepedulian terhadap penggunaan anggaraan negara yang efektif dan efesien,” ungkap Mujahid.


Berdasarkan pantauan Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 01 Juli 2023, aspal hotmix jalan sudah mulai banyak yang retak sebelum dipasang marka jalan. (Foto: Medikom)

Lanjut Mujahid, kasus kerusakan aspal jalan yang cepat terjadi ini juga harus menjadi perhatian Pokja Pemilihan Barang dan Jasa di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretaria Daerah Provinsi Jawa Barat agar menjadi peringatan untuk penyedia jasa yang pekerjaannya kurang berkualitas. “Kondisi ini perlu dipertimbangkan dalam pemilihan penyedia untuk pengadaan barang dan jasa tahun anggaraan 2024,” tegas Mujahid lagi.

Sebagaimana diketahui, Paket Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya tersebut dikerjakan oleh penyedia jasa PT. Fauzan Putra Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp6.737.519.190,-.

Berdasarkan pantauan Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 01 Juli 2023, aspal hotmix jalan sudah mulai banyak yang retak sebelum dipasang marka jalan. (Foto: Medikom)

Mujahid juga mengungkapkan, PT. Fauzan Putra Perkasa pada tahun anggaran 2023 memenangkan banyak paket pekerjaan pemeliharaan berkala jalan pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. “Tapi berdasarkan pantauan ARM di lapangan, proyek pemeliharaan jalan tersebut cepat mengalamai kerusakan. Ada apa di balik ini semuanya?” tanya Mujahid heran.

Sementara berdasarkan pantauan Redaksi Medikom di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 01 Juli 2023, aspal hotmix jalan sudah mulai banyak yang retak sebelum dipasang marka jalan.

Kemudian pada tanggal 22 Desember 2023, Tim Redaksi Medikom menemukan banyak aspal hotmix jalan yang retak dan berlubang di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya. Kerusakan aspal ini tidak ada pemeliharaan atau perbaikan.

Papan proyek Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya pada tanggal 01 Juli 2023. (Foto: Medikom)

Redaksi Medikom juga telah mengkonfirmasi temuan kerusakan aspal hotmix jalan di lokasi Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Jalan Garut - Bts. Garut/Tasikmalaya kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono pada tanggal 08 Januari 2024 lalu.

Tetapi hingga saat ini tidak ada tanggapan atau pun penjelasan dari pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. (IthinK)

Tag : No Tag

Berita Terkait