Loading

Diduga Pekerjaan Asal Jadi, Jalan Telagasari-Tempel Retak dan Berlobang


Penulis: Yonif/Editor: Mbayak Ginting
4 Tahun lalu, Dibaca : 1098 kali


Retakan badan Jalan Telagasari – Tempel dengan diameter yang lebar dan kedalaman yang cukup mengkhawatirkan.

INDRAMAYU, Medikomonline.com -   Di tengah gencarnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan OTT di sejumlah daerah, ternyata masih ditemukan sejumlah pekerjaan jalan yang terkesan asal jadi alias menghamburkan uang negara. Fakta itu setidaknya yang terjadi pada ruas Jalan Telagasari menuju ke arah Tempel Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. 

 

Hasil penelusuran Medikomonline di sepanjang Jalan Telagasari hingga Tempel yang berjarak kurang lebih satu kilometer pada Jumat (13/12/2019), tampak pada badan jalan tersebut terjadi keretakan dengan diameter yang lebar dan kedalaman yang cukup mengkhawatirkan. 

 

Kondisi itupun diperparah dengan tidak adanya besi dowel dan wermes pada badan jalan tersebut. Sehingga pantas saja bila badan jalan itu menjadi pecah dan retak. Akibatnya para pengguna jalan harus ektra hati-hati saat melewati jalur tersebut, karena sewaktu-waktu bisa saja roda kendaraan motornya terjebak dan masuk dalam lubang jalan yang pecah itu. 

 

Menurut warga setempat Amin (45), kerusakan jalan di wilayahnya itu sudah berlangsung cukup lama. “Namun sejauh ini jalan tersebut tidak kunjung diperbaiki. Akibatnya kerusakan jalan makin menjadi,” tuturnya. 

 

Dirinya mengaku ektra hati-hati saat mengendarai kendaraan roda dua melewati jalan Telagasari Tempel tersebut. Sekalipun menurutnya, sebagian  jalan itu masih ada yang bagus, namun  tidak sedikit warga yang terjatuh akibat roda kendaraanya terjebak pada lubang jalan yang pecah tersebut. 

 

Ia menambahkan, sekalipun pekerjaan jalan itu sudah cukup lama, namun bila pekerjaan tersebut dikerjakan dengan benar dan sesuai bestek, maka hasilnyapun akan menjadi baik. Amin berharap kepada dinas terkait untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut. 

 

Terlebih lagi akan memasuki masa tanam, kata Amin, di mana banyak masyarakat petani yang melewati jalan tersebut menggunakan sepeda ontel dan kendaraan roda dua. "Kalau saja pekerjaan itu dilakukan tidak asal jadi, maka hasilnya pun tidak bakalan pecah seperti ini," ujarnya.

 

Sementata itu hingga berita ini diturunkan. Medikom belum berhasil menemui Plt Kepala Dinas PUPR Indramayu Suryono ST MT.

 

Menurut salah seorang staf PUPR yang minta namanya dirahasiakan. sejak Pa Suryono diangkat sebagai Plt Dinas PUPR ini, beliau belum pernah datang ke kantor. "Beliau belum pernah ke kantor kemungkinan masih sibuk, apalagi Pa Suryono rangkap jabatan, " ujarnya.    

 

Sekedar diketahui, Suryono saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu. Sebelumnya dia pernah menjabat sebagai kepala bagian PP Setda Indramayu.  

 

Akankah diangkatnya Suryono menjadi Plt Dinas PUPR menggantikan posisi H Omarsyah yang saat ini tersandung OTT KPK akan ada perubahan mendasar bagi pelaksanaan pekerjaan di lingkup dinas PUPR? Medikomonline akan terus mengikuti perkembangannya.

Tag : No Tag

Berita Terkait