Loading

40 Kelompok Terbang, Akan diberangkatkan Melalui BI Kertajati Majalengka


Reporter: Yonif - Editor: Yonif
2 Hari lalu, Dibaca : 54 kali


Bandara Internasional Kertajati Majalengka (Foto: Ist/Hyf)

40 Kelompok Terbang, Akan diberangkatkan Melalui BI Kertajati Majalengka

Selasa, 14 April 2026 | Pukul: 21:24 WIB

Elfin, sebanyak 17.600 calon jemaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci mulai 21 April 2026.

INDRAMAYU, MEDIKOMONLINE.COM – Sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) akan diberangkatkan secara bertahap, dengan rata-rata dua kloter per hari melalui Bandara Internasional Kertajati. Seluruh jemaah berasal dari 19 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Ini bukan hanya pemberangkatan biasa, tetapi juga pengelolaan logistik dan pelayanan dalam skala besar,” jelas Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat Elfin Fahkridas. Seperti dikutip Vritta Nusantara (14/4/2026)

Menurutnya, dari 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat hanya delapan daerah yang berangkat dari Embarkasi Bekasi, sedangkan sisanya dari Embarkasi Kertajati atau Asrama Haji Indramayu.

“Yang berangkat dari Embarkasi Bekasi hanya Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Cianjur, Kota dan Kabupaten sukabumi, serta Karawang,” jelas Elfin Fakhridas.

Menurut Elfin, sebanyak 17.600 calon jemaah dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci mulai 21 April 2026. Untuk itu, seluruh persiapan embarkasi telah dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas maupun layanan.

Menurutnya, dari 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat hanya delapan daerah yang berangkat dari Embarkasi Bekasi, sedangkan sisanya dari Embarkasi Kertajati atau Asrama Haji Indramayu.

Asrama Haji Indramayu telah dilengkapi empat gedung penginapan dengan kapasitas ribuan jemaah. Selain itu, diterapkan sistem layanan terpadu atau one stop service untuk mempercepat proses administrasi.

Setibanya di lokasi, jemaah akan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, menerima gelang identitas, uang living cost, paspor, hingga kartu nusuk yang menjadi identitas resmi selama di Arab Saudi.

Untuk menunjang kelancaran operasional, berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, termasuk dapur umum, klinik kesehatan, serta gedung PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji). Ketersediaan air bersih juga dipastikan mencukupi melalui dukungan PDAM.

Sementara itu, area manasik haji di lingkungan asrama juga telah disiapkan untuk memberikan pembekalan terakhir kepada jemaah sebelum keberangkatan.

Berbeda dengan embarkasi lain seperti Bekasi yang telah menerapkan layanan fast track, Embarkasi Kertajati masih menggunakan prosedur pemeriksaan dokumen secara menyeluruh di bandara.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data dan kelengkapan administrasi jemaah.

“Dengan berbagai kesiapan tersebut, pemberangkatan haji tahun 2026 dari Embarkasi Kertajati diharapkan berjalan lancar dan tertib,” ujarnya.*** (Hyf)

Editor : Yonif

Tag : No Tag

Berita Terkait